poin

Tampilkan postingan dengan label Curhatku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Curhatku. Tampilkan semua postingan

Rabu, Juni 05, 2013

Menjelang Hari Ulang Tahunku di 2013

Saat ini menjelang hari ulang tahunku yang dilalui tanpa “kekasih” dan mereka (mantan-mantanku) pasti bahagia, karena mereka ada yang sudah menikah, punya anak dan ada pula yang masih meniti karir dan tentunya, semangat menjalani hidup meski tanpa mereka. Mereka hilang tanpa kabar karena sudah menjalani kehidupan dengan komunitasnya sendiri. Hari ke 10 dari bulan Juni, aku terlahir di bulan ini, dari rahim seorang perempuan mulia yang juga terlahir di bulan Juni. Bulan Juni memang selalu istimewa, berkesan dan mempunyai arti tersendiri untukku. Meski sejak kecil tidak mengenal yang dinamakan ulang tahun, tradisi keluarga tidak ada perayaan ulang tahun. Tidak ada pesta maupun hadiah. Kondisi dan kemampuan orangtuaku waktu itu sangat tidak memungkinkan mengadakan sebuah perayaan untuk kami anak-anaknya, terutama aku sebagai anak pertama.
Aku mengenal ulang tahun setelah kuliah dan ketika aku bekerja menjadi guru. Ketika itu teman teman mengadakan pesta kejutan dengan memberikan kue ulang tahuan dan hadiah. Terus terang, itu sangat membahagiakan aku, perasaan diperhatikan, diakungi oleh para teman dan sahabat. Bukan nilai harga kue atau hadiahnya, tapi yang termahal bagi aku adalah mereka dengan tulus ikhlas meluangkan waktu mereka untuk membelikan kue dan hadiah. Bahkan mereka yang jauh seperti berlomba lomba jam 12 malam mengucapkan via telp ataupun sms.
Perasaan merasa diakungi, dikasihi dan dicintai oleh orang terdekat membuat ku merasa orang yang paling beruntung di dunia ini, apalagi harta termahal di dunia ini selain kasih sayang dan cinta? Hadiah emas, rumah mewah, mobil terbaru tidak dapat mengantikan yang namanya kasih sayang dan cinta kasih yang tulus ikhlas dari hati yang terdalam. Perasaan bahagia, haru dan gembira itulah yang aku rasakan, betapa senangnya diperhatikan, disayangi, dikasihi dan dicintai oleh keluarga, orang orang terdekat, sahabat dan teman sehingga aku berpikiran semua orang pasti akan merasa bahagia jika diperlakukan dengan penuh cinta kasih dan perhatian yang tulus.
Bagi teman teman yang punya kekasih dan bagi yang sudah menikah, berikanlah sebuah perhatian “kecil” pada hari ulang tahun pasangan anda, karena anda bertemu dengan pasangan anda tentulah karena “dia” dilahirkan ke dunia ini.
Jika anda merasa itu bukan kebiasaan anda atau keluarga anda, aku rasa itu bukanlah sebuah alasan untuk tidak memberikan kebahagiaan kepada kekasih/istri/suami pada hari istimewa. Menunjukan perhatian, kasih sayang dan cinta tentulah tidak pada hari tertentu saja (ulang tahun, pernikahan,dll) tapi juga setiap hari perasaan cinta, kasih serta perhatian harus ada. Memberikan kado pada ulang tahun pasangan, pada hari pernikahan atau memberikan kado pada istri sehabis melahirkan adalah sebuah momen untuk memperhangat hubungan sehingga semakin tumbuh perasaan untuk lebih lagi saling memperhatikan, menghargai, mengasihi dan menyayangi serta berbagi kebahagiaan.
Setiap orang tentu punya cara yang berbeda untuk menunjukkan kasih dan cinta mereka terhadap orang tua, pasangan dan sahabat mereka. Tidak ada yang sama dalam cara bersikap, apalagi berpikir dan berpendapat tapi setiap manusia pasti akan merasakan hal yang “sama” jika diingat hari lahirnya, setiap istri/suami pasti akan bahagia jika pasangan mereka mengingat hari pertama mereka mengikat janji untuk membangun sebuah mahligai rumah tangga. Bukankah pohon saja perlu disiram agar subur?jadi sebuah hubunganpun perlu diperbaharui agar tidak "kering" bukan menganti pasangan dengan yang baru.
Setiap manusia haruslah menjadi diri mereka sendiri, tapi melakukan sesuatu yang membahagiakan orangtua/pasangan/teman bukan berarti anda menjadi orang tersebut. Jika itu hal yang tidak anda sukai maka “berkorbanlah” untuk orang yang anda cintai, lakukanlah itu meski itu sangat anda benci tapi anda melakukan atas nama kasih akung, cinta dan ketulusan serta keihlasan, bukan karena keterpaksaan. Jika kita ingin disayangi maka sayangilah orang terlebih dahulu, ingin diperhatikan maka perhatikanlah orang terlebih dahulu, dalam hidup ini harus “saling”. Bukankah menanam kebaikan maka tumbuh dan hasilnya juga kebaikan?
Ulang tahun bukan sekedar ulang tahun, tidak perlu pesta yang meriah dan besar, cukup perhatian dari keluarga, teman dan sahabat sudah sangat bernilai dan mahal harganya, namun makna ulang tahunlah yang perlu aku renungkan :
1. Sudahkan aku menjadi manusia yang baik? Tidak hanya kepada sesama manusia tapi juga kepada hewan dan tumbuhan (flora dan fauna).
2. Apakah sepanjang usia aku sudah memberikan manfaat kepada kehidupan ini?
3. Apakah aku sekedar hidup tapi tidak membawa kebaikan untuk kehidupan ini?
Waktu melesat secepat anak panah lepas dari busurnya, waktu tidak akan kembali lagi, masa lalu tidak akan pernah terulang lagi, marilah kita gunakan waktu kita untuk saling menyayangi, mengasihi dan berbagi kepada sesama mahkluk ciptaan Tuhan, mari kita gunakan waktu untuk hal yang produktif dan bermanfaat bagi kehidupan ini.
Terimakasih buat orang-orang yang sudah pernah mengisi hati aku. Aku akan buktikan bahwa kesendirian ini adalah awal kesuksesanku di masa yang akan datang dan Allah akan memberikan yang terbaik.
Aku masih seperti yang dulu.

Selasa, Juni 04, 2013

RINDU PNS

Subhan Habibi, S.Pd I

Ya Allah, jika aku menjadi PNS nanti, jadikanlah aku PNS yang baik

PNS yang jujur, bukan yang gemar berkongsi untuk korupsi

PNS yang berjiwa melayani, bukan minta dilayani


PNS yang ramah & rendah hati, bukan yang ketus dan tinggi hati

PNS yang disiplin dan tepat jadwal, bukan yang gemar mendiskon waktu

PNS yang menjadi teladan masyarakat, bukan sampah masyarakat

Jadikanlah aku PNS yang baik ya Allah,

Agar aku menjadi penduduk surga


Ya Allah, jika aku menjadi PNS nanti, kuatkanlah hatiku.

Bantulah aku menolak kecurangan

Bantulah hatiku menolak ajakan persekongkolan dusta

Bantulah hatiku menolak rayuan KKN siapapun

Ya Allah, Engkau tahu betul,

Harga sembako selalu naik

Bensin naik

SPP sekolah anak juga selalu naik

Tapi gaji sebagai PNS sangat kecil

Maka bimbinglah aku mendapatkan usaha sampingan yang halal & menguntungkan

Bantulah aku menjadi PNS yang jujur & kaya.




PNS yang KAYA HATI (Harta, Amal & Budi Pekerti)
Amien…

9 Tahun mengabdi, perjuangan tiada henti, semoga tahun ini menjadi saksi












Puisi oleh Taufiqurrohman, M.Si. Pengelola situs Pusat Soal CPNS #1 Indonesia

Selasa, Mei 14, 2013

Kenaikkan Gaji PNS Membuat Honorer Semakin Tak Menentu

Guru wiyata bhakti atau guru pengabdian juga merupakan guru yang memiliki kontribusi besar bagi dunia pendidikan. Rata-rata mereka adalah tenaga pengajar muda yang memiliki potensi yang luar biasa. Berbicara mengenai tugas dan tanggung jawab antara guru yang sudah PNS dengan guru wiyata bhakti adalah sama. Tidak ada perbedaan diantara keduanya. Dua-duanya sama sama mengajar dan mencerdaskan anak bangsa dan dengan jam mengajar yang sama. Praktis tidak ada perbedaan yang mencolok.
Yang menjadi persoalan serius dan sangat memprihatinkan adalah honor atau gaji antara guru PNS dengan guru pengabdian. Guru pengabidan honornya kurang lebih 1/30 dari gaji PNS. Guru wiyata bhakti juga tidak lebih baik dari buruh pabrik. Gaji buruh pabrik sudah mencapai UMR. Honor guru pengabdian sangat disayangkan bila dibandingkan dengan buruh pabrik 1/8 nya. Gap yang sangat lebar sekali antara guru PNS dengan guru pengabdian/wiyata bhakti. Logikanya adalah dengan kewajiban sama akan mendapatkan imbalan atau hak yang sama pula. Logika tidak berlaku. Jangankan untuk menggaji atau memberi imbalan sama dengan gaji guru PNS, menggaji UMR saja negara belum mampu.
Di saat guru-guru pengabdian yang secara ekonomi memprihatinkan karena honor sebulan sama dengan honor seminggu atau sehari, Pemerintah mencetuskan adanya sertifikasi dan non sertifikasi. Gaji PNS perbulan ditambah dengan gaji ke 13, sertifikasi dan non sertifikasi dan tunjangan lainnya. Sedangkan apa yang bisa diharapkan dari seorang guru pengabdian. Betapa guru pengabdian tidak diperjuangkan. Pemerintah justru terlalu mementingkan guru PNS yang notabene setiap bulan sudah mendapat gaji pokok. Banyak tunjangan yang didapatkan oleh guru PNS. tetapi sama sekali tidak memikirkan guru-guru wiyata bhakti yang sama-sama berjuang mencerdaskan generasi bangsa. Guru-guru pengabdian lulusan sarjana tidak lebih baik daripada buruh pabrik yang hanya lulusan Sekolah Dasar. Guru Sarjana tenaga yang punya kompetensi dihargai sangat tidak layak. Di negara kita memang apresiasinya sangat kurang sekali.
Coba jika kita lihat di sekolah sekolah justru tenaga-tenaga muda memiliki kelebihan dan potensi yang memberi kontribusi besar bagi sekolah tempat mereka mengajar. Bila ada tugas-tugas tertentu biasanya tenaga muda yang masih mengabdilah biasanya yang disuruh mewakili. Kita lihat pada setiap even lomba seperti siaga, LCC, Siswa berprestasi dan lainnya justru tenaga-tenaga wiyata bhaktilah yang selalu berada di urutan depan. Dan tentunya merekalah yang lebih melek dunia IT dan komputer.

Namun sama sekali tidak ada apresiasi baik dari sekolah tempat mengajar maupun dari pemerintah, di saat guru-guru wiyata bhakti yang serba kesulitan masalah ekonominya justru pemerintah lagi-lagi memberi tambahan kesejahteraan bagi guru PNS. Bukankah guru wiyata bhakti atau guru pengabdian dengan tanggung jawab yang sama dengan PNS. Habibi (28) Yang sudah mengabdi 9 tahun merasakan hal ini, Lalu siapakah yang sebenarnya patut mendapat predikat pahlawan tanpa tanda jasa yang sesungguhnya? Who are the real heros without merit? Jawabnya adalah Guru wiyata bhakti

Senin, Mei 13, 2013

Seandainya Bisa Memilih



Dari jauh lubuk hatiku
jiwaku resah mencari tahu
Apa yang sedang kurasakan kini
Terguncang aku mengingat engkau

Seandainya aku masih bisa memilih
Akan kupilih engkau menjadi kekasih sejatiku
Betapa semua harapan hanya untukmu
Akan kupahat namamu dalam pusara hatiku...

Kaulah rahasia terbesar hidupku
Yang takkan mungkin aku ungkapkan
Kusimpan erat perasaanku
Meski ajal menantiku

Membalik Lembaran Baru

Cinta ini sungguh membunuhku ... mungkin itu ungkapan yang tepat utk menggambarkan yang aku rasa saat ini. Dia menguras habis energiku hingga tak ada lagi yang tersisa. Apa ini yang selalu terasakan bila bercinta?

Harusnya ini adalah waktu yang tepat untuk membalik lembar baru di hidupku, tp separuh jiwaku masih tertahan di sana, di tempat yang ingin aku tinggalkan, tempat yang sebenarnya sangat membahagiakan sekaligus menyedihkan. Mengingatmu kembali sungguh membuat hatiku perih. Meskipun sapaanmu membuat senyum kecil di jiwaku tapi goresan itu sudah melukai hatiku.

Terpurukku dalam bimbang .....apa aku masih punya daya untuk menghadapi ini. Sampai kapan situasi ini akan menghantui aku?

Lembar baru itu sudah ada, hanya ketakutan akan kehilanganmu menghentikan langkahku. Hari ini ...yaaa, hari ini aku harus memulainya .. mulai membalik lembar baru yang mungkin lebih indah. Sebaiknya kupastikan langkahku, lepaskan semua yang tersisa .... dan balik lembaran baru itu .... :-) 
 

Senin, Maret 04, 2013

Coretan Rindu

Kumiliki sepenggal cinta yang tak urung jadi nyata
Dan sebuah rindu yang mungkin hanya aku sendiri yang mengerti
Karena dirimu tak mungkin kumiliki
Karena dirimu yang masih saja mengharapkannya
Karena dirimu yang selalu acuhkanku
Dirimu yang begitu jauh dan sulit ku genggam
Ahh seakan penantian ini tak berujung, seakan wktu juga enggan berputar
Ku coba tempuh jalan hidupku
Sambil berjanji dalam hati tuk slalu menyayangimu
Meski bayangmu selalu hadir dalam angan dan mimpiku
Ku coba untuk mengerti bahwa asa ini adalah asa yg tak bertepi
~~~
to K di Kota Wali

Sabtu, Februari 09, 2013

Maafkan aku

Dg cara apa harus aq jelaskn
prasa’an yg tngah aq rasa
slalu sja aq hilang kata
diam membisu. ..
Ma’afkn sgala’y
tntang diri q
tntang prasa’an q
tntang smua yg tlah tjdi
dn smua’y. …
Yg tk prnah aq sadari itu..
Hnyalah wktu yg mngantarkn aq
dlm cerita yg tk sngaja aq perankn
trperosok dlm kubangan derita
tk prnah aq mnyalahkn mu
bila harus bncikan aq
mungkin aq bukan yg smpurna
tpi aq jga bukn yg trendah
hnya aq sadari
tntang dri q sndiri. .

Minggu, Februari 03, 2013

Sakiiit Banget


Lama sudah aku tidak nge_blog dikarenakan blognya kena virus pagesinxt.Setelah kuselidiki selama 2 bulan ternya nya sumbernya dari widget mp3 yang aku selipkan di blog ini.   Hubunganku dengan seseorang di kota Wali msih menggantung sampai saat ini. Entah setelah 6 bulan berjalan ada saja aral melitang yang harus kami hadapi. Awalnya memang sudah kuprediksi. Apa pantas seorang abie mendapatkan cintanya. Yaaa namanya juga usaha 10 Agustus 2012 lalu kami resmi taaruf untuk menuju jenjang yang lebih serius. Sekarang ini di awal Pebruari kemesraan yang dulu pernah kami alami tampaknya semakin hari semakin berkurang, entah dia yang mau jaga jarak denganku karena sikap orang tuanya yang kurang senang terhadapku, yaa aku hanya seorang guru wiyata bhakti , dengan penghasilan yang minim orang tuanya belum ikhlas melepaskan anak perempuannya untuk mencari maisyah bersama, merjut tali kasih yang kami impikan, menyempurnakan ibadahku yang kini usiaku hampir kapala tiga. 
 Seperti tertusuk duri rasanya saat ibumu bilang kalau cari calon suami yang "tinggi" Kalau sudah kejadian seperti itu, dunia serasa kiamat.Rasa ga terima dan kecewa, itu pasti. Seperti perut yang terbelah pisau dan dalam, lalu ditetesi cuka (ouch!)Muncul perasaan yang mengatakan "God, it's not fair.."
"Kalo sayang, kenapa putus? Kenapa ga diperjuangin? Kenapa pas jadian ga dijaga baik-baik?" Hasilnya kemudian timbul rasa frustasi, dan macam-macam reaksi orang yang terjadi. Paling sering adalah masuk kamar, nangis seharian meraung-raung, guling - guling, ngabisin tisu berlembar - lembar, mengutuk, dan sumpah serapah berhamburan
Mengasihani diri sendiri, but it's normal. Berusaha melupakan? Jadinya malah teringat - ingat terus. Cinta tak harus memiliki... who said that? Itu hanyalah kata - kata penghibur. Cinta bertepuk sebelah tangan emang enak? Percuma dong kalo pernah cinta tapi ujung2nya ga milikin dia, yang ada malah jadi sakit hati yang teramat dalam. Kalau jodoh tak akan ke mana.. hmm, apakah jodoh harus ditunggu layaknya duduk manis di depan rumah dan tiba-tiba prince charming itu mengetuk pintu dan jreeenggg... would he say "will u marry me"?. Tanpa usaha dan perjuangan, sorry to say, it's all nonsense. So, gimana caranya biar ikhlas?. Let it flows, n pray a lot. Awalnya memang sakit, sakit banget T.T. Tapi hidup itu pendek, terlalu sayang waktu dihabiskan untuk memikirkan orang yang syang tetapi tanpa restu orang tua.
Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dengan beberapa orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, dan kita harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia itu. Apakah semata2 kebahagiaan hidup ditentukan hanya karena sebuah relation yg gagal? Apakah kebahagiaan dari hidup yang begini indah, harus terhenti karna SATU hal? Apakah hidup kita bergantung pada SATU orang?. Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan, tetapi  sering kali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita.

Good luck buat yang sedang patah hati.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCBk3S-dqq9359yTh-tPpYshV7yppaln6A7ltO8m6ohxzqFA6kwTeuiVInOuT3Ctx48r0ylnXa056Pk9Vr0WWExA0O7R8NNISqr6ynqSu0G6sotQQtULmUZR79Ua14hMVQQSpFM4RVGvsi/s320/537386_4165148577655_1310900681_n.jpg

Buat Katrin, mksih semuanya/..



Selasa, Juli 31, 2012

JANGAN PERNAH KATAKAN



Jangan pernah katakan: Jangan sakiti hatiku
tapi katakanlah maafkan aku jika aku menyakiti hatimu

Jangan pernah katakan: Apakah dirimu mencintaiku
tapi renungkanlah apa yang bisa membuat dirimu mencintaiku

Jangan pernah katakan:Lupakan kekasih lamamu
tapi katakanlah aku akan berusaha jadi pendampingmu yang akan
memperlakukanmu jauh lebih baik daripada kekasih lamamu

Jangan pernah katakan: Aku merindukan dirimu
tapi katakanlah maafkan jika aku telah mengabaikanmu

Jangan pernah katakan: Aku selalu mengingatnya
tapi renungkanlah apa yang bisa membuatnya merindukanku

Jangan pernah katakan: Apakah dia talah membahagiakanku,
tapi renungkanlah apa yang bisa membuatnya bahagia dariku

Camkanlah:
kata-kata indah yang datang bertubi-tubi yang datang
dari hati yang ga tulus awalnya akan membuat dia bahagia namun
lama kelamaan akan membuatnya muak

Ingatlah:

Kata-kata yang hanya sekali namun diucapkan dengan
kejujuran dan diaplikasikan dalam tindakan akan membuat dia
bersyukur karena telah ditakdirkan hidup bersama mu ..

Rabu, Juni 20, 2012

Sahabat yang tak pernah ku lupa kebaikannya

Bayu Tutuarima 

aku adl aku...
aku bukan dia atau mereka...
sampai kapanpun, aku akan tetap menjadi aku...!!

 

Desi Ariyani, S.Pd

:: ciNta G haRus MeMiliKi ::: ooo ....aku jatuh cinta...

 

Amien Tony

bose w bingung pomeneh karyawane,,,,,,,,
la sing gaji ki bos po karyawan ex,,,,,,?????
kluarga tnang,kerjaan nyaman,karyawan jg tentram. . .

Pebru Ahmad Syaifuddin, S.Pd.I

wah pak gu gek khusuk tenan kie..
lha kox sahabat mu kie ra di msuke kie py?
wah seng lg sibuk karo seng anyar lali konco kie

Harun Fitiyanto, S.Pd

mas hbib,
dia sudah brubah ms, maaf y ms g bisa jagain muji smp sterusnya,

Naning Retnaning Muji L

kak, q kangen,,,
pingin ketemu kakak,,,
pgn cerita2 byk ma kakak,,,,!

Adinda Widya Azzahra

... sakit... pahit,... tapi aku tetap bertahan u/ masa depanku dan
menemukan cinta dilain hari... aku akan buktikan...



Nura Lutfiana

 Yup, harus te2p sbar n ikhlas ya abie. Dan optimis kalau pasti bisa. 


 

Dwi Lilis Suryani

.y mas kalau pgn crht2 aj ma q..q kan tmen baikmu mas..ska n dkamu kel uhkan pdq,

Tri Setiyanti Mutkhabibah

meNjadi yaNg teRbaEx,di aNtara yaNg plin9 baEx,,heHe
Aq sUka d9aN keTulUsaN n peRsaHabaTaN..
BiAsa Ajj 'notHinG sPeciaL'..inTi'x ga Ad mAnuSia yanG sEmpUrNa..kEsEmpurnAan hAnyA miliK ALLAh SwT....

Desy Wijayanti 

~b0"X gA$!x y0ux...b!ar b$k frEsh ty$ mud!k kK0ta KuDu$ tErc!nTa~

 

Rizki Rosana, SE 

Sabar ya pak guru, Allah bukan tidak mengabulkan doamu, tapi hanya menunda. Agar kmu tidak pantang menyerah dan menguji kesabaranmu. Aku yakin suatu masanya kmu pasti diangkat jadi PNS. Ketika aku Melihat ke atas, aku begitu marah pada Tuhanku, knapa Dia tidak adil. Tetapi ketika aku melihat ke bawah, aku begitu sangaaat....bersyukur pada Tuhanku. DIA memberikan aku yang lebih dari pada mereka. Karena angan2 yg kita ciptakan berujung pada kembali kepada-NYA. Semangat pak guru...bekerja dgn hati dan kasih syang untk anak2 didikmu. (^_*)

Luluk Indah

Ayah IBu KGEN.......................
 Aq mah biAsa jah,.,.,..,
Yg Jlas AllAh MeNcIptaKan aq DgAN PeNuh KeseMpurNaaN



Minggu, Juni 10, 2012

Rasa Syukurku di Hari Jadiku

Alhamdulilah puji syukur kehadirat ilahi rabbi, hingga detik ini, diri ini masih berpeluang untuk meneruskan sisa-sisa hidup yang entah sampai kapan akan berpenghujung.

Untuk yang tidak pernah sekalipun meninggalkan aku dalam kesendirian, Sang Pemilik Cinta yang Maha Kaya, Syukur aku haturkan pada-Mu karena karena dengan segala limpahan rahmat-Mu aku masih bertahan menjalani setiap episode suka dukanya dalam hidupku. 29 tahun sudah kau pinjamkan Dunia-Mu untukku dengan Cinta-Mu Kau mengijinkanku untuk menatap Dunia-Mu yang begintu indah yang di dalamnya aku mendapati nikmat-Mu yang sangat mustahil untuk kuhitung. Dari mulai masaku dalam kandungan hingga kini aku beranjak dewasa.
Untuk kedua orangtuaku, ayah dan ibuku terimakasih atas cinta, kasih dan sayangmu selama ini dalam mendidik dan membesarkanku hingga aku mampu berada di titik ini. Tanpa ridho-mu aku bukanlah siapa-siapa.
Untuk Keluargaku, kedua adikku Himma Rifati, SE, M. Hamna D, Terimakasih atas kasih sayang serta dukungan yang tak pernah henti mengalir untukku dalam meraih impianku.
Untuk sahabat-sahabatku terimakasih atas kesediaan dan kesetiaan kalian menemani hariku baik ketika hidupku bertabur dengan bunga maupun ketika hidupku di penuhi dengan bebatuan kalianlah orang yang selalu ada untukku.
Sahabat-sahabat  Rizki Rosana, sigit, pebru, amin, rahma, aya , husni, heru, bayu, tony, wondo, umi, heri, abik..nafi, vivi, dwi, boy, desy a, desy w, trii, ika, muji, arun, uswa, uzma, eyra, fasya,sofa, aula, risma, pokonya semuanya, mba-mbaku yang cantik mba wie, intan, rinda, mba kiki, mba elaine..pkonya semuanya termasuk seseorang yang pernah mengisi hatiku, arum, nura, lilies, widya…
Ya allah ijinkan aku bertemu mereka….:)
Untuk Sang Penyemangatku, Terimakasih atas segala hal yang telah kau ajarkan padaku. Kau tak pernah bosan mengajarkan aku arti sebuah kehidupan yang sesungguhnya. Kau tak pernah mengeluh ataupun marah dalam membimbingku menjadi pribadi yang lebih baik. Terimaksih juga atas kesediaan waktumu selama ini, yang selalu ada disaat apapun keadaanku. 
Untuk Sang pendorong impian… Terimaksih atas semua nasihat dan semangat yang kau berikan padaku hingga perlahan kini aku sudah dapat mengepakkan sayap terbang meraih mimpiku.
Untuk Sang pelukis senyum, terimaksih atas puisi yang telah kau buat susah-susah untukku meski dirimu tak pandai merangkai kata. Terimakasih karena selama ini kau tak pernah lelah mengukir senyum dalam hariku
Hari ini sungguh luar biasa. Kebanjiran ucapan ”Selamat ulang Tahun”dari berbagai kalangan. Dari mulai teman masa kecil, teman ketika aku menempuh pendidikan di SD, SMP, SMA dan hingga kini aku duduk di bangku perkuliahan, sampai aku jadi guru.
”Wish you all the best” itu adalah doa kalian untukku. Sebuah Doa dengan untaian kata yang sederhana namun begitu memberikan banyak makna untukku. Terharu, itulah yang aku rasakan. begitu banyak orang yang mengharapkan kebaikanku.
Harapku, disaat jatah usiaku berkurang, aku berharap kedewasaanku semakin matang. Serta dapat melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk semuanya. Mungkin, saat ini belum banyak yang aku lakukan untuk membalas kebaikan orang-orang yang sangat aku sayang. Tapi, semoga kedepannnya aku dapat lebih sering lagi mengukir senyum di wajah kalian.
Dan yang lebih membuat aku bahagia, hari ini juga kamu ngasih buku  "Strategi Metode Pengajaran ” yang kuanggap sebagai kado terindah yang Allah berikan untukku, juga menambah motivasiku untuk berkarya lebih baik lagi.
Mungkin tulisan ini terkesan berlebihan, namun aku hanya kalian tahu bahwa kalian begitu berarti dalam hidupku. Karena kalian aku tidak pernah sekalipun merasa kesepian …^.^


Salatiga, 10 Juni 2012

Kamis, Juni 07, 2012

MERAJUT TALI HATI

Tak terasa waktu berlalu, tersisa hitungan minggu,,, Berjuta rasa tertoreh di hati ini dan semakin memuncak keinginanku mengatakan bahwa aku mencintaimu semua karena Allah…
Ikhwan dan akhwat fillah,.
Secuplik episode perjalanan kita akan berakhir, berlanjut episode baru. Satu hal yang teramat-amatku syukuri dalam menempuh perjalan bersma kafillah da’wah ini ialah aku bisa mengenal antum dan mendapati antum sebagai teman seperjuanganku.
Telah begitu banyak yang kita dapatkan bersama di jalan ini dan kalau boleh aku jujur mengatakan bahwa sungguh kebahagiaan utamaku berada dalam setiap tegur sapa, canda riang, dan nasehat-nasehat antum…
Saat-saat yang kita habiskan bersama adalah saat-saat di mana aku semakin memahami hakekat perjuangan. Dan di situlah aku merasakan indahnya mencintai antum karena Allah. Ya…cinta dalam persaudaraan imani yang sebelumnya kuanggap sebagai sesuatu yang tak masuk akal dan hanya omong kosong belaka….Cinta yang kini kusadari sepenuhnya sebagai rahmat-Nya…
Ikhwan dan akhwat fillah,.
Telah banyak yang antum tahu tentang aku, kealpaanku, kekuranganku, bahkan juga aib-aibku. Ya…antum tahu itu semua tapi antum tetap bersabar denganku, bersabar dengan aib-aibku, bahkan antum tetap menjaganya dari orang lain yang belum mengenalku. Teringat dengan sebuah ayat: ”Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Rabb-Nya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya…” Itulah yang antum lakukan selama ini…
Sungguh, aku tak mampu membalas itu semua kecuali mengharap sepenuh hati kepada-Nya akan perlindungan dan kasih sayang-Nya yang tiada terbatas untuk antum… Izinkan aku mengucapkan, jazakumullah khairan katsira…
Ikhwan dan akhwat fillah,
Episode perjalanan yang tersisa hitungan minggu ini membawaku ke dalam sebuah perenungan panjang….Antum ingat kisah saat-saat terakhir qudwah kita, Rasulullah, sebelum malaikat maut menjemputnya? Tiada yang ia tinggalkan kecuali berjuta kebaikan dan kenangan manis di hati sahabat-sahabatnya bahkan di hati umat Islam hingga akhir zaman kelak…
Teriring doa untuk saudara-saudaraku…Begitu pula yang kuharapkan…Sungguh besar keinginannku melewati sisa waktu ini bersama antum, bersama-sama menorehkan jejak-jejak yang indah dalam perjalan panjang ini…Bukankah tiada batas waktu dalam da’wah ???
Ikhwan dan akhwat fillah,.
Ingatkah antum saat-saat pertama kita memulai perjalanan ini dengan sejuta asa, harapan, dan cita-cita yang agung dan mulia ??? Hitungan minggu yang tersisa bukanlah waktu yang pendek untuk melaksanakan proyek-proyek da’wah… Hitungan minggu yang tersisa adalah waktu yang amat berharga untuk mengukir prestasi da’wah yang besar, yang akan kita wariskan kepada generasi-generasi penerus kita kelak…
Mari kita rajut kembali hati-hati kita, kita ikatkan dalam mahabbah kepada-Nya, kita berderap melangkah bersama meniti jalanan panjang ini…
Allah kuatkanlah serta ikatkanlah agar cinta berbuahkan payung-payung perlindungan di hari kiamat, di hari tiada naungan kecuali dengan izin-Mu…”Di sekitar Arsy ada menara-menara dari cahaya. Di dalamnya ada orang-orang yang pakaiannya dari cahaya dan wajah-wajah mereka bercahaya. Mereka bukan para nabi atau syuhada. Para nabi dan syuhada iri kepada mereka.” Ketika ditanya para sahabat, Rasulullah menjawab, ” mereka adalah orang-oarang yang saling mencintai karena Allah, saling bersahabat karena Allah, dan saling kunjung karena Allah.” ( HR. Tirmidzi )

Jumat, Mei 11, 2012

Hidup dalam ilusi

Manusia memiliki impian serta harapan yang membuat maju ke depan. Mampu memberi arah dan semangat untuk menuju ke depan. Pada dasarnya mereka tak akan jatuh dan berhenti karena percaya akan ada sesuatu yang bisa dicapai.
Tapi inilah sumber segala masalah bagi kebanyakan manusia. Karena mereka masih tak bisa membedakan antara impian dan kenyataan. Manusia terlalu banyak berangan tentang sesuatu yang baik bagi mereka.
Sumber semua ini adalah keinginan yang tak punya dasar yang jelas. Bahkan impian itu telah mempengaruhi setiap tindakan mereka. Padahal mimpi tersebut belum tentu sesuai dengan kenyataan. Dalam artian mimpi itu belum tentu yang terbaik.
Manusia menjadi makhluk yang bodoh dan naif ketika mereka tidak bisa menghapus impian mereka. Saat impian sudah tidak mungkin menjadi kenyataan, mereka tidak menerimanya. Bahkan melawan dan terus hidup dalam impian yang tidak akan pernah menjadi kenyataan.
Kini aku sadar..
Ilusi, ternyata inilah yang aku alami selama ini. Aku benar-benar tersadar setelah mendengarkan sebuah lagu. Bahwa kita terkadang hidup dalam dunia impian kita. Saat kita mengenal atau menemukan seseorang. Kita suatu saat akan berpikir orang ini adalah yang tepat buat kita. Bahwa kita bahagia bersamanya dan tak bisa bertahan tanpa dia.
When I seen my unborn child in her eyes. Semakin aku menjadi sering berangan-angan. Bahwa kebahagianku adalah ini dan itu. Semuanya dengan dia. Dan saat aku tak bersama dia maka hilanglah kebahagiaan dalam hidup. Hanya ada airmata.
Dan saat kenyataan yang terjadi adalah aku tak bersamanya. Aku tetap tidak bisa menerimanya. Aku masih terus hidup dalam dunia impianku. Selalu kubayangkan seandainya aku bersamanya, maka aku akan bahagia. Dan semua kesedihan dan pelarian yang ada, semua karena aku tidak bersamanya.
Akhirnya setelah cukup lama. Aku bisa menerima kenyataan. Bahwa aku salah dan bodoh. Belum tentu aku akan bahagia bersamanya. Dan andaikan aku bersama dia, belum tentu semua berjalan semua impianku. 
Pada akhirnya aku ingin mengutip sebuah ayat Al Qur'an. "...Boleh jadi kamu membenci sesuatu. padahal ia amat baik bagimu. Dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. "

Harapan di saat gelisahku

Sejak dulu aku sudah tahu bahwa aku memang orang yang terlalu sensitif. Begitu perasa dan peka, mungkin kalo cewek dibilang cengeng. Tapi meski begitu, aku suka diriku yang seperti itu, meski sadar akan kemungkinan konsekuensinya, aku tak peduli. Karena dengan rasa simpati dan empati yang kumiliki, aku bisa mengerti orang lain, punya sahabat-sahabat terbaik dalam hidupku, dipercaya orang lain.
Hingga suatu saat aku yang begitu lugu, mengalami kejatuhan dan sakit. Semuanya itu ternyata menjadikan aku menutup diri karena takut terluka lagi. Saat itu aku menjadi orang yang seakan tidak pernah peduli dengan apa yang dirasakan orang lain. Hingga aku tanpa sadar telah menyakiti orang lain.
Seiring berjalan waktu aku menjadi sadar bahwa aku salah, dan mulailah aku merubah diri, menuju diriku yang sesungguhnya. 
Tapi meskipun begitu aku tak pernah bisa menemukan diriku yang telah hilang. Hingga datanglah cinta mengetuk hatiku. Cinta inilah yang merubah segalanya. Aku menjadi terbuka dan menerima cinta itu sepenuhnya. Aku menjadi seseorang yang mau mendengar, peduli, dan punya kasih sayang.
Aku ingin mengucapkan terimakasih untuk cinta yang telah mengisi hidupku saat ini. 
Setelah cinta ini terlalu dalam, aku tahu ternyata begitu banyak tantangan dan risiko yang mungkin terjadi. Sebuah risiko yang harus kuterima karena mencintai. Ternyata cinta butuh perjuangan dan pengorbanan yang tanpa henti, akan selalu ada proses belajar, saling mengerti dan komunikasi.
Kini perasaanku terikat terlalu kuat dengan orang yang aku cintai (aku tak tahu dia gimana?). Seakan sudah ada ikatan batin antara aku dan dia (itu yang aku rasakan).
Perasaan yang terikat kuat ini, bikin aku sering bahagia, tapi juga pernah sakit dan kecewa, juga bete. Terkadang enak, tapi kadang juga gak enak. Kadang bikin semangat, tapi kadang bikin males karena mikirin dia. Pokoknya aku jadi sensitif lagi seperti dulu.
Dan aku akui aku memang berdoa agar cinta antara aku dan dia diperkuat, ternyata (mungkin) doa itu sudah dikabulkan. Ya Allah...sekarang aku binggung sampai kapan aku bisa bertahan dengan perasaan seperti ini, aku merasa memiliki, tapi sebenarnya tidak ada ikatan antara aku dan dia. Ada perasaan takut dan tidak tenang dalam hidupku.
Kini aku hanya berharap agar Allah segera menyatukan aku dan dia dalam ikatan pernikahan secepatnya. Dan kami selalu bahagia dan bersama, dekat, bertemu tiap saat.
Hanya saja aku harus meyakinkan dia dulu, bahwa aku memang punya waktu, tapi entah berapa lama, dan tak tahu sampai kapan aku bisa menahan kegelisahan, ketakutan, dan kebingungganku ini. 
 Tunjukkanlah jika kamu memang mencintaiku. Karena aku sangat mencintaimu. Setiap perkataan dan tingkah lakumu akan menjadi sangat berkesan bagiku (karena cinta dan sensitifku).
Mungkin ada saat kamu bercanda, tapi bagiku itu serius. Mungkin ada ketika aku berkata sesuatu dan ingin bilang itu penting kamu menilainya angin lalu. Dan ada saat ketika perkataanku kamu lupakan begitu saja. Tak pernah kamu tanggapi atau hargai. 
Perbedaan itulah yang akan membuat sakit, mungkin membuat jarak, mungkin membuatku tak yakin denganmu, dan mungkin membuat cintaku berkurang.
Jadi bantulah aku. Tunjukkanlah cintamu padaku. Jangan permainkan hatiku, karena aku sangat membencinya.

Minggu, April 29, 2012

Untuk Calon Istriku

Teruntuk calon istriku yang insya Allah bakal kutemui tak lama lagi, dimanapun kau berada, apakah aku telah mengenalmu sampai detik ini?
apakah aku pernah menemuimu di 27 tahun kehidupanku ini? atau ternyata dirimu adalah orang yang sudah kukenal dan sedang atau bahkan pernah kucintai?

Aku hanya seorang guru, sekarang aku masih wiyata bhakti di SD Negeri di Salatiga dalam perjalanan hidup menjadi guru profesional.. .Insya Allah

Untuk anda tahu calon istriku.
Aku punya rencana untuk menikahi anda Insya ALlah dalam waktu dekat.mungkin jika memungkinkan dan diberi jalan oleh-Nya..setahun lagi..atau bahkan beberapa bulan lagi. Apakah saat itu dikau sudah siap?dan apakah benar wanita yang kutemui saat itu adalah jodoh yang terbaik dari Nya?

Calon istriku, aku tidak tau siapa dirimu, petunjuknya sekarang adalah aku memperbaiki diriku agar kelak jadi bapak yang baik untuk anak-anakmu, pemimpin rumah tangga yang baik untuk keluarga kita, dan juga suami yang baik untuk anda.

Yang anda perlu tahu calon istriku. Aku bukan orang yang seperti Superman, Aku tidak bisa terbang, tapi yang aku tahu, aku Insya Allah akan mencintaimu, menjagamu sepenuh hati, memberimu kehidupan yang luar biasa, dan juga membimbing keluarga kita agar tetap di jalan Nya.


"... Robbana hablana min Azwajina wa dzurriyyatina Kurrota a'yun waj ‘alni lil muttaqiina imaama." Yaa..Allah, berikanlah kami pasangan hidup dan keturunan yang menyejukkan hati dan jadikanlah aku sebagai pemimpin dari orang-orang yang bertaqwa.

Kamis, April 26, 2012

Penantian Panjang dan Harapan Seorang Honorer

Mulanya cita-cita menjadi guru muncul sejak kelas 2 SMA. Ya pekerjaan yang sangat mulia serta mendapat pahala dunia akhirat, disamping diniati ibadah, kesejahteraan sungguh sangat menjajikan apalagi saat ini ada program sertifikasi guru yang bisa 2 kali gaji.. weleeh bisa beli mobil dong .. xixixixi..

Setelah wisuda 2003 lalu, aku mencari sekolah-sekolah di Salatiga yang kekurangan guru, berbagai tanggapan sinis terlontar dari guru yang memang tidak menghendaki adanya tambahan lowongan wiyata bhakti. Lelah kaki ini melangkah sampai aku akhirnya bertemu dengan bu Sri Haryati Guru SD yang sekarang sudah menjadi kepala sekolah di SD TT 02. Akhirnya berbekal ijazah KML Pramuka dan D2 PGA aku dipercaya menangani ekstra pamuka dan guru mapel di SD N Sidorejo Kidul 03 sampai sekarang.

Hari demi hari berlalu memasuki tahun pertama di tahun 2004 gajiku sebulan cuma 40.000, alhamdulillah bisa mencukupi kebutuhanku sendiri dengan tidak meminta orang tua. Memang sejak SMA aku sudah nyambi jualan koran, pulpen, permen, di bus kota Solo-Semarang dan menitipkan kue-kue buatan tetangga untuk disetorkan ke warung-warung, sampai akhirnya aku bisa menyelesaikan kuliahku di perguruan tinggi negeri. Aku tidak malu bahkan bangga dengan tidak meminta sepeserpun uang saku dari orang tua. Tahun kedua gajiku naik menjadi 50.000 alhamdulillah juga dapat insentif APBD kota 150.00/bulan yang dibayarkan 6 bulan sekali.

Tantangan makin berat ketika adik-adikku memasuki bangku kuliah. Orang tua sudah tidak mampu membiayai tatapi semagat kedua adikku untuk melanjutkan kuliah masih sangat tinggi. Adikku yang perempuan mendaftar di UNDIP Semarang namun akhirnya berkasnya ditarik kembali karena biayanya yang sangat memberatkan. Ya Adikku yang perempuan itu kemudian merantau ke Bekasi bekerja di Yamaha Music Manufacturing Asia sampai kemudian kuliah dengan biaya sendiri dan sedikit bantuan dari keluarga. Alhamdulillah tahun 2012 ini sudah lulus dan mendapat gelar Sarjana Ekonomi. Adikku yang satu sekarang masih belum lulus dari Akademi Manajemen Akuntansi di sebuah kampus swasta di kota Salatiga.

Tahun 2005 aku mengajar di Madrasah Ibtidaiyyah dengan harapan bisa diangkat PNS lewat Kemenag karena memang jurusanku dari Sekolah Tinggi Agama Islam, tapi itu tak berlangsung lama, dua tahun kemudian pengawas sekolah memintaku untuk kembali mengajar di SD Negeri Sidorejo Kidul 03 karena mengajar di kecamatan yang sama tidak diperkenankan.

Berbekal kemampuan yang ada SD ku membelikan 1 unit Komputer untuk menyelesaikan administrasi di sekolah itu. Alhamdulillah selain mengajar, sekolah menaikkan gajiku menjadi 150.000. Tahun 2006 aku mulai aktif di Forum honorer kebetulan namaku ada di daftar honorer non APBN/ APBD melaluai uji publik di Dinas Pendidikan. Alhamdulillah Forum ini masih aktif sampai saat ini. Forum Honorer Sekolah Negeri Indonesia namanya, setelah menjadi anggota aku dipilih menjadi kordinator tingkat kecamatan. Perjuangan demi perjuangan aku lalui, ke Klaten rapat sampai banku bocor, kehabisan bensin, ke Yogya sampai menginap di pinggir jalan, ke Solo sampai telat karena lokasinya sangat jauh, ke Jakarta sampai berhari-hari meninggalkan tugas rutinku di sekolah dan daerah lain yang penuh suka duka. Kalau diceritakan panjang banget.. Terakhir bulan Maret 2012 ke rumah DPP FTHSNI di Temanggung .

Senin, April 16, 2012

Tiada Pantas

heum......
tersenyum simpul pada saat aku membaca semua tentang mu
keluh kesahmu akan kerinduanmu pada ku
bukannya aku ke GRn tapi itulah yang aku tangkap
dari semua kisah tentangmu


dibalik semua itu sebenarnya terbesik rasa
rasa yang ingin memilikimu lagi
rasa yg ingin merindumu lagi
rasa yang ingin mencintaimu lagi
rasa yang ingin menyayanimu lagi


tapi jujur sayang, aku malu akan diri ini
malu telah meninggalkanmu
hanya karena sebuah kegoisan ku ni


namun bukan hanya itu saja sayang
itu hanya sebagian dari penyesalanku padamu
dibalik itu semua add komitmen terhadap diri ini
terhadap org yg berjasa akan diriku
sebuah komitme untuk menjadi sosok yg bisa dibanggakan
sosok yang berhasil dimata merekak


oleh karena itu, diri ini hrs banyak berkorban
termasuk mengorbankan perasaan dan hati
artinya, aku belom siap untuk menjalin suatu hubungan
hubungan yang kata sebagian orang adalah CINTA


dan asal kam tahu, kau juga merindukan mu
merindukan celotehan mu
merindukana kamu
merindukan keluh kesahmu
merindukan egoisnya kamu
merindukan keras kepalanya kamu
merindukan disat kita sharing ttg pelajaran
merindukan menasehatimu


hanya kata maaf yang bisa terucap
mungkin aku adalah laki laki yang paling pengecut
gak berani langsung menemuimu
dan berkata MAAF


semua ada alasannya
bukan karena gak berani
tapi aku gak mau memberikan harapan kepamu
dengann menunjukkan siapa aku
karena, aku tak mau menyakitimu
dengan kehadiranku menemuimu


ku berharap kau bisa sedikit melupakan akuu
agar hari harimu bisa terasa indah
buka hatimu untuk orang lain 
yang bisa mmemberikan sebongkah kebahagiaan
agar kau sll tersenyum bahagia menatap masa depan


jgn kau fikirkan dan kenang aku ini
yang pengecut dan tak bisa memberikan kebahagian buat mu
itu semua hanya membuang waktu saja
kau masih sangat muda dan energik
masa depan masih panjang
fokus dengan cita citamu
yang ingin segera lulus dan hijrah kejepang


ku yakin kamu pasti bisa untuk semangat
ngejalanin hari hari mu tanpa aku
karena kau gadis mungil yang mmempunyai segudang semangat dan harapan

Kamis, April 05, 2012

Cinta yang Belum Halal

Bilakah rindu melayang menghampiri
cinta..
Maka datangnya lah keriangan yang
tak terhenti.. Jikalau cinta menanti rindu..
Maka rekatkan nya dengan kesabaran..
Subhanallah....
kerinduan memang tidak pernah lepas
dengan yang namanya cinta,dimana
ada rindu disitu ada cinta yang terlampir. Namun rindu itu akan
menjadi indah ketika diberikan pada
cinta sejati diatas sebuah pernikahan...
Jika rindu itu sudah terbalut dengan
cinta yang belum halal, rindu pada
lawan jenis, rindu itu hanya akan menjadi sebuah penjara yang
menyakitkan. Kata para pujangga cinta,
rindu itu seperti luka yang menganga,
seperti langit malam tanpa bintang,
seperti pintu yang tak pernah terketuk,
karna semua rindu itu sangat sakit ketika tidak dilepas...
Bagaimana mau melepas rindu jika dia
yang kamu rindukan belum halal
bagimu? Maka benar sekali jika rindu
itu sangat menyakitkan karna tidak
pernah tersampaikan. Atau mungkin kamu seorang yang mudah
menyatakan rindu pada lawan jenis mu
yang belum halal bagimu? Aahh..saya
yakin, kamu bukanlah tipe orang yang
mudah membuat lawan jenis mu
terbuai makna cinta dari syetan. Karna kamu tahu bahwa mendekati Zinapun
sudah dilarang...

Aku berusaha mendekatimu namun kau menjauh, aku sudah berusaha untuk memberikan perhatian padamu semampuku, walau kadang dengan diam. Namun, kau tak pernah mengerti. . Biarkan aku pergi tanpa mengharapmu, cinta yang belum halal. 

Rabu, April 04, 2012

Melangkah Sejengkal ke Telaga Kesabaran.


Kututup kembali rapat-rapat diary malam ini. Serapat hatiku melupakan kenangan itu. Serapat jauh ku tepis harapan itu. Serapat kuat ku alihkan semua nya. Hingga kau benar-benar pergi membawa seribu kepedihan yang menyisa. Untukmu, yang biasa kupanggil dengan sebutan ukhti shalehah…

Tak mampuku tuk menyelami suara sepi itu. Sepatah keteguhanmu kini hanya menjadi penghias memori lamaku. Masih adakah kau ingat itu dari kejauhan sayup diseberang disana?? Aku merindukan semuanya. Dan disini masih kunantikan engkau kembali katakan, “mari kita rajut tali temali itu..”

Keraguan melangkahkan kaki ini, membuatku semakin bimbang. Mendekatimu, semakin membuat engkau berlari menjauh. Dan, terdiam dalam seribu tanya, semakin memperkuat erat genggaman didalam angan membiruku. Ya, karena aku tak mampu menyelami suara sepi itu, hingga aku katakan padamu.. “biarlah kulepaskan semua……..”

Ukhti shalehah.. hingga hari ini, aku masih menanti jawabmu. Sungguh, bukan kebencian yang hadir saat ini. Rajutan itu kini sudah semakin melonggar dari setiap benangnya. aku ingin menatapmu, dan mendengarkan semuanya. Semuanya………. Hingga benar-benar aku memiliki alasan ‘tuk melepaskanmu.

Mungkin, tak guna juga kusesali semuanya. Ketidakmampuan menjadi teladan bagi sahabat-sahabatku, dan kesibukan akan dunia untuk keberhasilanku, kesemuanya seakan-akan menjelma menjadi hukuman akan perubahan yang terjadi. Hingga tanpa kusadari.

Ya Allah, jika masih belum terlambat bagiku untuk menengadahkan dikedua tangan ini dihadapanMu. Masihkah ada waktu ‘tuk Kau beri kesempatan bagi kami merubah kembali semua ini???

Karena Engkaulah yang Maha membolak balik hati setiap hambanya. Aku meminta dalam lirih do’a kesunyian, “Aku begitu mencintai saudariku. Seandainya Kau perkenankan mengembalikan hangatnya ukhuwah yang telah kami bingkai dulu, akan ku ubah semua salah dan khilafku. Aku akan menjaga kenikmatan dalam perjalanan hidup ini dengan penuh makna dari mengingatMu, hingga saudaraku pun juga semakin yakin dalam hatinya bahwa aku dari kejauhan ini juga selalu akan menguatkan langkah-langkahnya didalam butiran do’a ini.

Aku ingin menggenggam erat semuanya. Hingga perubahan-perubahan ukiran pahatan itu kini tak mengalami perubahan sedikitpun. Bahkan, andaikan waktu dapat ku hentikan. Akan kutahan sejenak jarum jam itu, agar dapat ku memohon padanya ‘tuk menyampaikan sebuah janji itu sekali lagi. Agar semakin jelas kulihat bahasamu dari kesungguhan itu. Dan agar semakin kuat keistiqomahan itu turut memperkuat hatiku. Dalam menapaki kehidupan yang hanya sekali ini…………….

Teruntuk padamu ukhti sholehah, aku masih menanti jawabmu. Perjalanan ini semakin memberikan arti akan peran seluruhnya. Belajar dari setiap kejadian. Agar disuatu hari, kau dapat merenungkan semua perubahan ini. Menjadikan suara hati yang kutuliskan hari ini untukmu, menjadi sebuah pertimbangan jika kau memutuskan untuk melangkah kebelakang.