Senin, Agustus 09, 2010
Menyambut bulan suci Ramadhan
Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, kami sajikan kepada saudara-saudaraku risalah ini dengan mengharap kepada Allah agar menjadikan amalan-amalan kita semua ikhlas karena-Nya. Dan sesuai apa yang dibawa nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam, maka kami katakan dengan mengharap pertolongan Allah shalallahu ‘alaihi wasallam:
1. Tidak ada keraguan lagi bahwasannya diantara nikmat Allah subhanahu wata’ala yang dianugerahkan kepada hamba-Nya adalah bulan Ramadhan yang mulia ini. Allah subhanahu wata’ala menjadikan bulan ini sebagai bulan terkumpulnya segala kebaikan dan kesempatan untuk melaksanakan amalan-amalan shalih. Dan Allah subhanahu wata’ala mencurahkan nikmat kepada hamba-Nya pada bulan ini dengan nikmat-nikmat yang telah lalu, dan nikmat yang terus-menerus.
Pada bulan ini Allah subhanahu wata’ala menurunkan Al Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia dan penjelas dari Al-Huda dan Al-Furqan. Padanya terjadi perang Badar kubra, dimana Allah subhanahu wata’ala memuliakan Islam dan kaum muslimin serta menghinakan kesyirikan dan para pelakunya, sehingga hari tersebut dinamakan dengan Yaumul Furqon (Hari Pembeda antara yang benar dan yang batil). Padanya pula terjadi Fathu Makkah (penaklukan kota Makkah) yang dengannya Allah mensucikan Baitul Haram dari berhala-berhala, dan umat manusia pun berbondong-bondong masuk ke dalam agama Islam.
Barangsiapa berpuasa pada bulan ini karena iman dan mengharap ridho serta pahala dari Allah maka diampuni dosanya yang telah lalu. Dan barangsiapa yang menunaikan Qiyam Ramadhan (shalat tarawih) karena iman dan mengharap ridho serta pahala dari Allah maka diampuni dosanya yang telah lalu. Dan barangsiapa yang shalat malam (shalat tarawih) pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap ridho serta pahala dari Allah maka diampuni dosanya yang telah lalu.
2. Shalat tarawih yang kita lakukan di bulan ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala sebagaimana yang telah disebutkan di atas, akan mendapatkan keutamaan sebagaimana penjelasan dari Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam:
مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامَ لَيْلَةٍ
“Barangsiapa yang shalat (tarawih) bersama imam sampai selesai maka dicatat baginya seperti shalat semalam suntuk.”
Ini merupakan nikmat yang besar, tidak sepantasnya bagi seorang mukmin untuk meninggalkannya, bahkan sudah seyogyanya ia menekuninya, serta menjaga shalat tarawih bersama imam dari awal hingga akhirnya.
3. Mayoritas dari saudara kita, dari para imam masjid mempercepat ruku’ dan sujud di dalam shalat tarawih sehingga memberatkan para makmum yang shalat di belakangnya. Bahkan tidak jarang sebagian para imam sangat cepat (shalatnya) sehingga dapat menghilangkan tuma’ninah. Padahal tuma’ninah itu merupakan rukun shalat, dan tidaklah sah shalat seseorang tanpa adanya tuma’ninah. Kalaupun sekiranya dia tidak meninggalkan tuma’ninah, ia akan menghilangkan kebersamaan gerakan makmum. Karena tidak memungkinkan bagi mereka mengikuti imam secara sempurna karena cepatnya gerakan imam.
Berkata para ulama -semoga Allah subhanahu wata’ala merahmati mereka- : “sesungguhnya makruh hukumnya bagi seorang imam mempercepat gerakan yang menghalangi makmum untuk mengerjakan perkara sunnah.” Maka bagaimana kalau sekiranya dia sampai menghalangi makmum untuk mengerjakan perkara yang wajib?!
Maka nasehatku, bagi para imam untuk bertaqwa kepada Allah subhanahu wata’ala terhadap diri mereka dan kaum muslimin yang shalat di belakangnya, agar mereka menunaikan shalat tarawih dengan penuh tuma’ninah. Hendaknya mereka mengetahui bahwa shalat yang mereka kerjakan itu dalam rangka menghadap kepada maula (Rabb mereka) dalam keadaan bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada-Nya dengan membaca kalam-Nya, bertakbir kepada-Nya, mengagungkan-Nya, memuji-Nya dan berdoa kepada-Nya dengan sesuatu yang mereka cintai dari kebaikan dunia dan akhirat. Mereka akan lebih di atas kebaikan jika mereka ingin menambah seperempat jam atau semisalnya, dan sebenarnya perkara ini sangatlah mudah walhamdulillah.
4. Allah subhanahu wata’ala telah memberikan kewajiban bagi seluruh kaum muslimin yang mukallaf, yang memiliki kemampuan dan yang bermukim untuk ber-shaum. Adapun bagi anak kecil yang belum baligh, maka tidak ada kewajiban baginya. Berdasarkan sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam:
رُفِعَ الْقَلَمُ عَنْ ثَلاَثَةٍ : وَذَكَرَ: الصَّبِي حَتَّى يَبْلُغَ
“Telah diangkat pena dari 3 golongan, (dan disebutkan diantaranya) Anak kecil sampai ia baligh.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi).
Akan tetapi sudah merupakan kewajiban bagi orang tua agar memerintahkan anak-anaknya untuk ber-shaum apabila telah sampai pada batasan yang anak tersebut mampu untuk ber-shaum. Karena hal itu termasuk bagian pendidikan dan latihan baginya untuk mengerjakan rukun-rukun Islam. Dan kami melihat sebagian orang tua membiarkan anak-anaknya, mereka tidak memerintahkan shalat dan puasa, maka ini adalah suatu kesalahan. Sesungguhnya dia akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah subhanahu wata’ala. Dalam keadaan mereka menyangka dengan tidak menyuruh anak-anak mereka shaum itu sebagai bentuk kelembutan dan kasih sayang kepada mereka.
Dan pada hakekatnya, orang tua yang berlemah lembut dan berkasih-sayang kepada anak-anaknya adalah orang tua yang melatih mereka di atas perilaku kebaikan, bukan orang tua yang mengabaikan tentang pengajaran dan pendidikan yang bermanfaat bagi mereka.
Sedangkan hukum bagi orang yang gila, pikun, dan semisalnya, maka tidak ada kewajiban bagi mereka shaum dan membayar fidyah, karena tidak adanya akal pada mereka. Adapun orang yang lemah tapi bisa diharapkan hilangnya kelemahan darinya, hukumnya seperti orang sakit yang bisa diharapkan kesembuhannya, maka dia menunggu sampai Allah subhanahu wata’ala menyembuhkan-Nya, kemudian ia meng-qadha’ . Berdasarkan firman Allah subhanahu wata’ala:
“Barangsiapa yang sakit atau dalam keadaan safar, maka baginya mengganti di hari-hari yang lain.” (Al Baqarah: 184)
Adapun orang lemah (tua) yang tidak bisa diharapkan hilangnya kelemahannya seperti orang tua (jompo) dan orang sakit yang tidak bisa diharapkan kesembuhannya, maka tidak ada kewajiban shaum baginya. Namun dalam hal ini ia berkewajiban memberikan makan setiap hari seorang fakir miskin.
Adapun wanita yang haidh dan nifas, maka tidak ada kewajiban untuk ber-shaum. Namun ia meng-qadha’ setelah suci sejumlah hari yang ia tinggalkan. Dan jika haidh atau nifas itu terjadi di siang hari, maka batal shaumnya. Dan wajib baginya untuk mengganti di hari yang lain sejumlah hari yang dia tidak berpuasa karena haidh/nifas. Sebagaimana pula jika berhentinya darah haidh atau nifas di tengah hari bulan Ramadhan, maka wajib baginya untuk menahan diri (tidak makan dan minum) dari sisa waktu shaum. Akan tetapi, ia tidak menganggap itu sebagai shaum yang sempurna, bahkan dia tetap wajib meng-qadha’-nya.
Adapun bagi seorang musafir, maka ia diberi pilihan. Jika ia mau, boleh baginya berpuasa dan boleh baginya untuk berbuka. Kecuali apabila shaum itu memberatkan baginya maka sesungguhnya yang lebih baik baginya adalah berbuka. Dan dimakruhkan baginya untuk berpuasa karena perbuatan itu dapat memalingkan dan meremehkan rukhshah (keringanan) yang telah diberikan oleh Dzat Yang Maha Penyayang lagi Maha Mulia (Allah subhanahu wata’ala). Jika shaum tidak memberatkan baginya dan kebutuhannya tetap terpenuhi, maka ber-shaum lebih utama baginya. Sebagaimana hadits Abu Darda’ yang terdapat di dalam Ash Shahihain, ia berkata: “Kami keluar bersama Rasulullah pada bulan Ramadhan dalam keadaan cuaca yang sangat panas sampai salah seorang di antara kami meletakkan tangannya di atas kepalanya karena panas yang sangat, dan tidak ada di antara kami yang berpuasa, kecuali Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan Abdullah bin Rawahah.”
Hal-hal yang dapat membatalkan shaum:
1. Makan dan minum (dengan sengaja)
Dari semua jenis makanan dan minuman, dan termasuk kategori makanan adalah infus, yaitu suntikan yang mengandung zat-zat makanan yang berfungsi sebagai pengganti makanan bagi tubuh atau sesuatu yang dapat menggantikan makanan untuk menguatkan tubuh, maka perbuatan ini dapat membatalkan shaum, dan tidak boleh menggunakannya bagi orang yang sakit, kecuali ketika boleh baginya untuk tidak berpuasa karena sakitnya seperti orang yang terpaksa menggunakannya di siang hari, maka ini boleh digunakan baginya dan dia berbuka (tidak berpuasa), dan mengganti shaumnya di hari-hari yang lain. Adapun suntikan yang selain disebutkan di atas seperti suntikan antibiotik, maka ini tidak membatalkan shaum, karena tidak berfungsi sebagai pengganti makanan dan minuman, akan tetapi untuk lebih berhati-hati sebaiknya tidak digunakan di waktu dia sedang berpuasa. Karena Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tinggalkanlah segala apa yang meragukanmu kepada apa-apa yang tidak meragukanmu.”
2. Jima’ (bersetubuh)
Jima’ di siang hari pada bulan Ramadhan termasuk dosa-dosa besar bagi orang yang sedang berpuasa, dan bagi orang yang melakukannya wajib baginya membayar kaffaroh (tebusan) yaitu memerdekakan budak, apabila ia tidak mampu memerdekakan budak karena tidak mempunyai harta, atau ia memiliki harta akan tetapi tidak ada yang bisa dibebaskan secara syari’, maka wajib baginya berpuasa dua bulan berturut-turut, jika ia tidak mampu wajib atas dia memberi makan enam puluh orang miskin.
3. Al inzal
Yaitu keluarnya mani dengan sengaja karena perbuatan orang yang berpuasa, seperti seorang suami yang mencium istrinya kemudian keluar air mani maka sesungguhnya ia telah merusak shaumnya. Adapun apabila keluarnya mani itu tidak disengaja seperti dia bermimpi kemudian keluar mani, maka shaumnya tidak batal karena hal itu bukan kemauannya. Dan diharamkan bagi orang yang berpuasa untuk bercumbu-rayu apabila dikhawatirkan dapat merusak shaumnya. Maka tidak boleh bagi seorang suami mencium istrinya dan menyentuhnya, apabila dia yakin hal itu bisa menyebabkan keluarnya mani, karena hal itu menjadikan puasanya rusak.
4. Berbekam
Hal ini dapat membatalkan shaum orang yang membekam dan orang yang dibekam. Berdasarkan hadits Rofi’ bin Khadiij, bahwasanya Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Telah batal orang yang membekam dan dibekam.” (HR. At Tirmidzi dan Ahmad), dan Imam Ahmad berkata: pendapat yang paling shahih dalam bab ini. Hadits ini dishahihkan oleh Ibnu Hibban dan Al Hakim. Diriwayatkan pula oleh Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majah dari hadits Tsauban dan hadits Syaddad bin Aus seperti yang disebutkan di atas. Adapun keluarnya darah dikarenakan luka atau ketika mencabut gigi atau mimisan atau semisalnya, maka yang demikian tidak membatalkan shaum.
5. Muntah
Jika seseorang muntah dengan sengaja, maka batal shaumnya, namun jika tanpa sengaja, maka tidak membatalkan shaum.
Dan seorang yang berpuasa tidak batal shaumnya ketika dia melakukan pembatal-pembatal shaum karena jahil (belum sampai kepadanya ilmu terkait permasalahan tersebut) atau lupa, maka berdasarkan firman Allah subhanahu wata’ala (artinya): “Dan tidak ada dosa atasmu terhadap apa yang kalian khilaf padanya tetapi yang ada dosa apa yang disengaja oleh hatimu.” (Al-Ahzab: 5),
dan firman Allah subhanahu wata’ala (artinya): “Ya Rabb kami janganlah engkau hukum kami jika kami lupa atau kami salah.” (Al-Baqarah: 286),
serta sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam: “Sesungguhnya Allah mengampuni beberapa perilaku umatku yakni keliru, lupa dan terpaksa.”
Beliau shalallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda: “Barangsiapa yang lupa dalam keadaan berpuasa kemudian dia makan atau minum, maka sempurnakanlah shaum-nya, sesungguhnya Allah-lah yang telah memberi makan dan minum kepadanya.”
Telah tsabit dalam Shahih Al Bukhari hadits dari Asma’ binti Abi Bakr Ash Shiddiq y, ia berkata: “Pada suatu hari di masa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam masih hidup, kami berbuka di bulan Ramadhan dalam keadaan langit mendung, kemudian matahari muncul dan tidak dinukilkan bahwasannya Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan para shahabat pada waktu itu untuk mengganti (qadha’) shaum mereka.” Dan yang seperti itu juga apabila seseorang makan dan ia menyangka fajar belum terbit namun ternyata telah terbit, maka shaumnya sah dan tidak ada kewajiban qadha` baginya. Dan boleh bagi orang yang sedang berpuasa untuk memakai wewangian/parfum sesuai dengan apa yang dikehendakinya dari jenis bukhur atau selainnya, dan yang seperti ini tidak membatalkan shaum.
Dan juga boleh bagi orang yang berpuasa untuk mengobati matanya dengan obat tetes mata atau memakai celak, dan ini tidak membatalkan shaum.
Wallahu a’lam. Semoga shalawat dan salam tercurah atas Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam, keluarganya serta para shahabat seluruhnya.
(Diringkas dari kitab Fatawa Fii Ahkamish Shiyam, karya Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin, hal.17-24)
Sumber Buletin Al-Ilmu Jember
Senin, Juli 19, 2010
GTT ( baca Guru wiyata bhakti) Guru Tidak Tetap gt
cuplikan suara hati guru melas
KARANGASEM - Untuk meningkatkan mutu pendidikan di Solo, Pemkot Surakarta seharusnya lebih peduli terhadap kesejahteraan guru tidak tetap (GTT). Sekretaris Komisi IV DPRD Surakarta (Bidang Kesejahteraan Rakyat), Darsono SE mengusulkan agar Pemkot memberikan bantuan untuk menambah gaji GTT, yang semula masih di bawah upah minimum kota (UMK).
Dia membandingkan dengan adanya perhatian Pemerintah Provinsi terhadap Keraton dan Mangkunegaran, yang telah memberikan bantuan sebesar Rp 1,7 miliar.
Dana tersebut di antaranya dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan para abdi dalem, dengan gaji minimal sesuai dengan UMK.
"Kalau abdi dalem saja mendapatkan gaji sebesar UMK, kenapa GTT tidak? Sudah selayaknya para GTT itu mendapatkan gaji minimal sebesar UMK, mengingat kontribusinya untuk bidang pendidikan tidak bisa dipandang sebelah mata," kata dia.
Yang memprihatinkan, saat ini masih terdapat GTT di Solo dengan gaji hanya Rp 80.000 per bulan. "Bisa dibayangkan, uang sebesar itu hanya cukup untuk berapa hari. Maka, bisa dimaklumi kalau ada yang tidak optimal dalam mengajar."
http://www.suaramerdeka.com/harian/0501/06/slo05.htm
-------------------------------------------------------------------------
Guru Tidak Tetap untuk SD 75.000 per bulan sedang SMP dan SMA Negeri 200.000 per bulan.
Pemerintah kenapa tidak adil terhadap GTT, karena fakta nya GTT juga turut serta dalam pendidikan nasional untuk mengisi kekurangan guru. Malah sebagaian besar GTT adalah lulusan fresh graduate Universitas.
Program pemerintah menaikkan gaji Guru PNS berkali-kali 2-3 Juta lalu ditambah sertifikasi 1 x gaji jadi 4-6 Juta lebih belum lagi adanya gaji ke 13, Pensiun dan askes, membuat GTT merasa tidak di manusiakan karena pemerintah melupakan kami.
6 juta berbanding 75ribu untuk kerja dan tanggung jawab yang sama, malahan banyak pekerjaan yang seharusnya dilakukan guru negeri dibebankan pada GTT.
_______
GTT tidak menuntut jadi PNS, tetapi setidak-tidaknya jangan lupakan kami kami juga manusia yang butuh makan. kami pun juga manusia berpendidikan. berilah GTT bantuan setidak2 nya untuk daerah solo 600-700 ribu., kalau pemerintah kekurangan dana betapa 1/2 gaji seorang guru negeri = 3 juta bisa menghidupi 5 orang GTT
bang mandor
03-06-2009, 07:29 AM
gw setuju banget ama TS. Sudah seharusnya pemerintah memperhatikan kesejahteraan GTT dengan menaikan gaji mereka atau mengangkat mereka menjadi PNS. Selama ini yang diberikan fasilitas lebih hanya guru yang berstatus PNS. Fasilitas yang diberikan kepada mereka sudah lebih dari cukup. Sedangkan GTT dan guru - guru swasta masih terkatung - katung nasibnya. Padahal tugas mereka di sekolah sama dengan guru - guru PNS. Kualitas mereka juga sama dengan guru - guru PNS.
Buat pemerintah, janganlah guru - guru (PNS, GTT, Swasta) cuma dijadikan kambing politik semata, nasib pendidikan anak bangsa ini bergantung pada mereka.
Meatlove
03-06-2009, 11:15 AM
Gimana pendidikan di Indonesia akan maju apabila para pengajarnya hasil berpebghasilan sebesar Rp 80.000 per bulan, sedangkan mereka di tuntut untuk dapat mencerdaskan para murid-muridnya, mohon di perhatikan nasib mereka, apalagi para guru yang di pedalaman kadang mereka bahkan tidak di beri gaji, tapi semangat mereka sangat besar untuk dapat mendidik para murid di pedalaman supaya tidak ketinggalan dengan murid yang berada di kota-kota besar. dari pada uang negara banyak di korupsi oleh para "tikus-tikus yang ada di parlemen" mendingan perhatikan nasib para guru ini
guruwb
03-06-2009, 09:24 PM
gw setuju banget ama TS. Sudah seharusnya pemerintah memperhatikan kesejahteraan GTT dengan menaikan gaji mereka atau mengangkat mereka menjadi PNS. Selama ini yang diberikan fasilitas lebih hanya guru yang berstatus PNS. Fasilitas yang diberikan kepada mereka sudah lebih dari cukup. Sedangkan GTT dan guru - guru swasta masih terkatung - katung nasibnya. Padahal tugas mereka di sekolah sama dengan guru - guru PNS. Kualitas mereka juga sama dengan guru - guru PNS.
Buat pemerintah, janganlah guru - guru (PNS, GTT, Swasta) cuma dijadikan kambing politik semata, nasib pendidikan anak bangsa ini bergantung pada mereka.
iya bro, banyak GTT tidak mendapat perhatian. padahal banyak sekolah yang kekurangan guru di isi oleh mereka. peran mereka tidak dianggap. Hanya yang PNS saja yang diperhatikan.
Mungkin banyak GTT yang putus asa agar diangkat PNS, tapi sekarang bukan status nya yang saya harapkan tapi perhatian dan penghargaan bantuan dari pemerintah yang manusiawi.
Guru sekarang ada 5 macam. Beban tanggung jawab yang sama dengan gaji yang beda.
1. Guru PNS sertifikasi: 4 juta-6juta lebih
2. Guru PNS belum sertifikasi : 2 juta lebih
3. Guru Kontrak 1 juta
4. Guru Swasta: 600 ribu - ...(tergantung yayasan)
5. Guru Tidak Tetap di sekolah negeri : 80rb-300rib (tergantung jam dan kemurahan hati kepala sekolah negeri menggunakan BOS utk menggaji kami)
guruwb
03-06-2009, 09:26 PM
Gimana pendidikan di Indonesia akan maju apabila para pengajarnya hasil berpebghasilan sebesar Rp 80.000 per bulan, sedangkan mereka di tuntut untuk dapat mencerdaskan para murid-muridnya, mohon di perhatikan nasib mereka, apalagi para guru yang di pedalaman kadang mereka bahkan tidak di beri gaji, tapi semangat mereka sangat besar untuk dapat mendidik para murid di pedalaman supaya tidak ketinggalan dengan murid yang berada di kota-kota besar. dari pada uang negara banyak di korupsi oleh para "tikus-tikus yang ada di parlemen" mendingan perhatikan nasib para guru ini
bener bro,
Harus nya Guru yang diluar jawa jangan cuma cari sk pns lalu pulang ke jawa. mereka harus tetap tinggal di sana mengemban tugas kependidikan
AzV
05-06-2009, 01:59 AM
yap gimana pun GTT juga butuh biaya juga buat keluarganya
sebagai manusia juga ingin keadilan
setuju sama TS
pemerintah bertindak kurang adil
atau mungkin menggampangkan masalah GTT sehingga hal2 ini tidak tersampaikan
Jumat, Juli 09, 2010
RAKOR FTHSNI SE JATENG DI KOTA SALATIGA
RAKOR FTHSNI SE JATENG
DI KOTA SALATIGA
SMPN 2 Salatiga
Pukul 15.00 – selesai
Bapak Ali Mahsyar
SEKJEN FTHSNI INDONESIA
1. Telah terbit Surat Edaran MENPAN no 5 tahun 2010
2. Semua tenaga honorer yang bekerja di instansi pemerintah sesuai syarat akan mengikuti test
3. Bagi yang tidak lolos test antar honorer tertulis maka akan langsung di PTT-kan
4. Kunjugi situs Pemerintah www.dprri.co.id
5. Yang mempunyai kewenangan mengangkat tenaga honorer menjadi CPNS adalah Gubernur selaku wakil Pemerintah dalam hal ini BKD Prov. Jateng
6. Bagi kab. Kota yang sudah test hanya akan validasi dan verivikasi dan bentuknya belum dijelaskan lebih lanjut.
7. SE no.5 th 2010 -- Kategori A (APBN/APBD) dikirim 31 Agustus 2010 dan B (Non APBN/APBD) 31 Desember 2010.
8. Menghapkan agar mendekati PEMKAB/PEMKOT.
9. SK Kolektif INSENTIF dapat dilampirkan.
10. Pengisian form dalam lampiran SE MENPAN no 5 Tahun 2010 harap teliti.
11. Ada beberapa point adalah kualifikasi pendidikan adalah pada saat itu. Dan terakhir tahun lulus. Lampirkan SK pertama dan terakhir (legalisir) dan struk gaji, absensi, dll, dua tahun terakhir.
12. Menurut SE MENPAN no 5 tahun 2010 ada kriteria pengisian dan dianjurkan oleh BKN, Form nya tidak ada non APBN APBD, SK Kolektif mengantisipasi pengisian form tersebut, maka harap menghubungi / menghadap kepala Dinas Pendidikan Kab. Kota masing-masing secara kekeluargaan.
13. Form pembuatan PEMETAAN 2010 per tanggal berapa menunggu informasi dari DPP.
14.
Jumat, Juli 02, 2010
saudaraku yang dirahmati Allah ta’ala..
jangan pernah jatuh tersungkur karena suatu persoalan dunia, bangkitlah.. jadikan sejarah masa lalu sebagai pengalaman berharga.. jangan kaku hingga menjadikan mu gentar, karena sesungguhnya ia tidak datang melainkan untuk memberikan tarbiyah kepada insan.. satu detik yang lalu adalah sejarah, dan satu detik kedepan itu merupakan sebuah misteri. mari mempersiapkan diri untuk menghadapi kehidupan yang penuh dengan seribu misteri dunia..
saudaraku.. jika masa ini engkau gagal dalam imtihan, ketahuilah ada hikmah dibalik sesuatu yang dijadikan, jangan berusaha agar berhasil, akan tetapi berusahalah agar bermanfa’at.. keberhasilan ruhiyah itu adalah keberhasilan sebenarnya bukan keberhasilan pada nilai yang tertera pada kertas hasil imtihan.
saudaraku.. jangan biarkan hati buta karena dunia, jika buta mata bolehkan ada yang menolong, namun jika buta hati dari mengingat Allah ta’ala tiada siapa yang berkuasa melainkan Allah ta’ala..
sesungguhnya kekayaan dan kemewahan, kecantikan dan ke indahan, kelebihan dan keistimewaaan, kedudukan dan jabatan, kesedihan dan kedukaan, kemiskinan dan kemelaratan, kejelekan dan keburukan.. itu.. tidak lain adalah untuk menguji sebatas mana keimanan seorang hamba..
jangan pernah berkata :”sungguh kesabaranku telah habis”. karena jika habis bukanlah merupakan kesabaran melainkan menahan diri.. seandainya Rasulullah shallallahu’alaihiwasallam
menghabiskan keshabaran dalam berda’wah sungguh kita tidak akan merasakan kemanisan iman.
35697 1497288197295 1386819676 1328720 3739325 n Jangan gundah dan jangan terlalai oleh permainan dunia..
jangan mengatakan :”aku bukanlah seorang Rasullullah”, atau “aku bukanlah para shahabat sehingga tidak bisa dijadikan bandingan”. saudaraku.. tiada akhlaq yang mulia selain akhlaqnya Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam, para shahabat telah mengikutinya sehingga tangguh, lalu bagaimana dengan kita?, apakah tidak terbersit dalam jiwa untuk mengikuti jejak mereka?, lalu jejak siapakah yang ingin di ikuti..
saudaraku..jika seandainya imam al-bukhari, imam muslim, seorang imam an-nawawi tidak menyibukkan diri dengan ilmu.. bagaimana bisa kita dapat mencicipi ilmu mereka..
ilmu dahulu keberkatan tinggi sukar didapat murah harganya, ilmu sekarang kurang keberkatannya dan mudah didapat mahal harganya..
ambillah sesuatu dari seseorang itu yang baik-baiknya saja.., ilmu itu tidak akan kekal pada orang yang memiliki kesombongan didalam hati mereka meski hanya sebiji dzarrah.. sehingga menolak kebenaran, menganggap rendah orang sehingga terbisik di hati :”sesungguhnya ilmu mu itu hanya setitis embun..dan ilmu ku ini sebanding air di samudra..jangan pernah mencoba untk mengajari ku..”
saudaraku.. sesungguhnya kita adalah penerus generasi masa silam, mari mempersiapkan diri untk menjadi generasi rabbani.. mempersiapkan diri dengan ilmu untk mendidik generasi yang akan datang.. kemajuan suatu kaum itu tergantung pada generasi yang ditinggalkan.. jangan sampai kita meninggalkan generasi yang akan menjadikan kerusakan dimuka bumi, yang alpa dari mengingati Allah ta’ala..
saudaraku.. jika ilmu mu setara dengan air dilautan maka tumpahilah kewadahku sedikit sahaja..
ilmu yang jika diberi akan bertambah, menjadikan tenang, jika tersesat ia menunjukkan jalan.. dicintai manusia dengan tulus ikhlash,
berbeda dengannya harta yang jika diberi akan berkurang, sentiasa membuat resah kerana kita yang menjaganya.. menjadikan sukar mencari ketulusan cinta manusia..
imam nawawi pernah berkata:”sesungguhnya aku mencintai mu karena agama mu, jika hilang agama mu maka hilanglah cinta ku”.
jika ada kata bahasa ku yang salah nasihati aku..,apabila membuat luka.. dengan segala kerendahan hati maafkanlah seorang hamba yang tiada berilmu tinggi ini..
wallahua’lam bish-shawab
CINTA
Cinta adalah bagian dari fitrah, orang yang kehilangan cinta dia tidak
normal tetapi banyak juga orang yang menderita karena cinta.
Bersyukurlah orang orang yang diberi cinta dan bisa menyikapi
rasa cinta dengan tepat.
Hikam: "Dijadikan indah pada pandangan manusia, kecintaan kepada
apa apa yang diinginkan yaitu wanita, anak anak, harta yang banyak
dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang ternak dan sawah
ladang. Itulah kesenangan hidup didunia dan disisi Allah tempat
kembali yang baik." (Al Quran: Al Imron ayat 14)
Cintamu kepada sesuatu menjadikan kamu buta dan tuli
(HR. Abu Dawud dan Ahmad)
Cinta memang sudah ada didalam diri kita, diantaranya terhadap
lawan jenis. Tapi kalau tidak hati hati cinta bisa menulikan dan
membutakan kita.
Cinta yang paling tinggi adalah cinta karena Allah cirinya adalah
orang yang tidak memaksakan kehendaknya. Tapi ada juga cinta yang
menjadi cobaan buat kita yaitu cinta yang lebih cenderung kepada
maksiat. Cinta yang semakin bergelora hawa nafsu, makin berkurang
rasa malu. Dan, inilah yang paling berbahaya dari cinta yang tidak
terkendali.
Islam tidak melarang atau mengekang manusia dari rasa cinta tapi
mengarahkan cinta tetap pada rel yang menjaga martabat kehormatan,
baik wanita maupun laki laki. Kalau kita jatuh cinta harus hati hati
karena seperti minum air laut semakin diminum semakin haus.
Cinta yang sejati adalah cinta yang setelah akad nikah, selebihnya
adalah cobaan dan fitnah saja.
Cara untuk bisa mengendalikan rasa cinta adalah jaga pandangan,
jangan berkhalwat berdua duaan, jangan dekati zina dalam bentuk
apapun dan jangan saling bersentuhan.
Bagi orang tua yang membolehkan anaknya berpacaran, harus
siap siap menanggung resiko. Marilah kita mengalihkan rasa cinta kita
kepada Allah dengan memperbanyak sholawat, dzikir, istighfar dan
sholat sehingga kita tidak diperdaya oleh nafsu, karena nafsu yang
akan memperdayakan kita. Sepertinya cinta padahal nafsu belaka.
IBU...BERITAHU AKU TENTANG IKHWAN SEJATI
Seorang remaja pria bertanya pada ibunya: Ibu, ceritakan padaku
tentang ikhwan sejati...
Sang Ibu tersenyum dan menjawab... Ikhwan Sejati bukanlah dilihat
dari bahunya yang kekar, tetapi dari kasih sayangnya pada orang
disekitarnya....
Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang, tetapi dari
kelembutannya mengatakan kebenaran.....
Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya, tetapi
dari sikap bersahabatnya pada generasi muda bangsa ...
Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia di hormati ditempat
bekerja, tetapi bagaimana dia dihormati didalam rumah... Ikhwan sejati
bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan, tetapi dari sikap bijaknya
memahami persoalan...
Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang, tetapi dari
hati yang ada dibalik itu...
Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari banyaknya akhwat yang memuja,
tetapi komitmennya terhadap akhwat yang dicintainya...
Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari jumlah barbel yang dibebankan,
tetapi dari tabahnya dia mengahdapi lika liku kehidupan...
Ikhwan Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya membaca Al Quran, tetapi
dari konsistennya dia menjalankan apa yang ia baca...
....setelah itu, ia kembali bertanya...
" Siapakah yang dapat memenuhi kriteria seperti itu, Ibu ?"
Sang Ibu memberinya buku dan berkata.... "Pelajari tenteng dia..."
ia pun mengambil buku itu
"MUHAMMAD", judul buku yang tertulis di buku itu
MENGUAK RAHASIA CINTA KITA
� Aku ragu ada dan tiadaku
namun �cinta� mengatakan
bahwa aku ada �
Wuih Begitu dahsyatnya sebuah kata cinta hingga M. Iqbal, seorang
penyair muslim, menggambarkannya melalui puisi di atas. Kebayang
nggak sih jika cinta itu nggak ada? Pasti, dunia bakal hancur karena
semua makhluk mementingkan diri sendiri dan pastinya tidak akan
terlahir seorang anak yang berbahagia dalam hidupnya. Karena seperti
puisi di atas, cinta membuat kita menjadi ada.
Sebenarnya apa sih yang membuat kita memiliki cinta? Yang pertama
nih karena Allah memberi fitrah kepada manusia untuk mencintai
keindahan sehingga kita mudah kagum dengan keindahan dan
kecantikan yang nampak. Allah memang menciptakan keindahan
karena Allah itu indah dan mencintai keindahan.
Yang kedua karena manusia cenderung lemah dan tak berdaya.
Oleh karenanya manusia akan mencari seseorang atau sesuatu yang
dapat memberikan kekuatan, keperkasaan dan kegagahan. Dan sebagai
remaja muslim nggak perlu susah susah mencarinya karena di dalam
Al Quran disebutkan bahwa pemilik semua itu adalah Allah.
�Sesungguhnya Allah benar benar Maha kuat lagi Maha perkasa.
� ( QS. 22 : 40 ). Sungguh Allah adalah yang terkuat dari yang kuat,
yang paling perkasa dari yang perkasa, yang tergagah dari yang
gagah.
Sebab yang ketiga adalah karena sifat manusia yang cenderung
membutuhkan orang lain. Tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan
orang lain, sehingga dari rasa membutuhkan itu akan timbul rasa
sayang untuk tidak menyakiti karena dia atau mereka adalah orang
yang kita butuhkan. Tul, nggak?
Sudah yakin kan kalau cinta adalah anugrah dari Allah, sekarang
tinggal kita mempraktekkannya. Orang yang sudah mempraktekkan
anugerah cintanya dapat dilihat dari tanda tanda sebagai berikut.
Pernah mengagumi seseorang? Pasti pernah. Nah kekaguman itu
termasuk tanda tanda cinta meski dalam taraf awal. Ketika kita takjub
akan kepandaian seseorang, maka kita akan percaya apa yang dikatakan.
Ketika kita kagum akan sebuah lukisan, maka kita nggak akan rela
kalau lukisan itu rusak. Begitu juga dengan cinta pada Allah.
Pada saat kita mampu mengagumi Allah melalui ciptaan Nya,
maka saat itulah cinta kita sudah mulai bermunculan. Dan bila cinta
sudah melekat gula jawa terasa coklat� eh� maksudnya kalau kita
sudah cinta sama Allah pasti apapun yang Allah firmankan tak akan
pernah kita tidakkan. Kita akan rela mengorbankan apapun agar Allah
tidak meninggalkan kita. Ya, nggak?
Itu baru tanda pertama, sedangkan tanda lainnya adalah banyak
mengingat, merenungkan, melamunkan apa yang kita cintai.
Ketika melihat sesuatu yang berhubungan dengan yang kita cintai
pasti kita langsung ingat dan menyebut nyebutnya. Jika melihat
kebesaran Allah kita langsung bilang �masyaAllah�, �subhanallah�,
�Allahu akbar� dan kata kata lain yang menyiratkan ingatan kita
pada Nya.
Bila kedua tanda di atas sudah terpenuhi, boleh kok dibilang kita sudah
sedikit mempraktekkan cinta. Tapi agar cinta yang sudah Allah berikan
tidak kita salah gunakan untuk mencintai hal hal yang tidak
disukai Nya, tempatkanlah cinta pada posisi yang benar. Manusia
cenderung memiliki dua penempatan akan cinta. Ada orang yang
menempatkan cinta berdasarkan nafsu yang lebih mengarah pada
keinginan untuk memiliki. Cinta orang seperti ini tentu mudah hilang
dan sifatnya fana, karena yang diinginkan biasanya hal hal yang
berupa materi, penampilan fisik seperti kecantikan, ketampanan,
de el el. Segala hal dilakukan demi mendapatkan kepuasan nafsu.
Walaupun Allah memang memberi manusia kecintaan akan dunia,
harta benda dan keluarga, bukan berarti lantas kita bebas membiarkan
nafsu kita tanpa mempedulikan kebenaran di hadapan Nya. Kalau
udah gitu apa bedanya kita dengan syetan yang menghalalkan segala
cara agar mendapat teman nanti di neraka? Na�udzubillah
Kemudian ada juga orang yang menempatkan cinta itu berdasarkan
syar�i yang mengarah pada aturan Islam, yang mencintai hanya karena
yang dicintai akan dapat mengingatkan kita akan kebesaran Allah.
Cinta yang nantinya akan jadi penolong di hari yang tidak ada
pertolongan selain dari Nya. Cinta yang benar benar tidak dilandasi
nafsu ingin menguasai dan memiliki karena semuanya dilakukan atas
dasar ikhlas karena Allah. Cinta semacam ini bersifat abadi. Yang tak
akan lenyap ditinggal zaman.
Oleh karena itu tebarkanlah cinta karena Allah di bumi Nya, agar
hidup menjadi indah. Jangan khawatir cinta kita akan habis karena
memang cinta itu diciptakan berlapis lapis. Laksana kuku yang tak
habis walau sering dipotong. Dan juga karena kecintaan pada Allah
ternyata bisa menyelamatkan orang yang mencintai Nya dari
azab Nya. Rasulullah bersabda, �Demi Allah, Dia tidak akan
mengazab kekasih Nya, tetapi Dia telah mengujinya di dunia.�
[safna al izzah +]
�Cinta itu anugrah maka berbahagialah, sebab kita sengsara bila tak
punya cinta.
Cobaan pasti datang menghadang, rintangan pasti datang menghujam.
Namun cinta itu kan membuatmu mengerti akan arti kehidupan. �
KEKASIH SEJATI
Manusia, makhluk Tuhan termulia di muka bumi ini, diciptakan dari
sepasang insan yang saling Cinta. Lahir dengan tangis yang
menandakan bahwa hidup penuh dengan perjuangan, banyak onak dan
duri...
Pernahkah kita sadari kehidupan ini merupakan anugerah yang terbesar
yang Allah berikan kepada kita ?. Bisa kuliah, bekerja, dan berkumpul
dengan teman teman, berbagi cerita, tawa dan canda serta derita yang
mewarnai kehidupan ini ...
Pernahkah kita bertanya, untuk apa kita hidup di muka bumi ini ? .
..pernahkah kita merasa punya arti dan berarti bagi orang lain, merasa
dibutuhkan, setidak tidaknya bagi orang orang yang dekat dalam
kehidupan kita ?
Pernahkah kita sadari, kita bisa bertahan hidup sampai detik ini tak lain
karena Cinta, Cinta dari Allah Swt. Kita akan lebih sadar jika jauh dari
orangtua. Manakala orang orang yang kita cintai meninggalkan kita.
Manakala kita sunyi tak berteman. Manakala kita merasa hampa dalam
kehidupan. Tak satupun yang abadi kecuali Cinta Allah pada kita,
hamba hamba_Nya. Tidakkah kita rindu untuk selalu berada di
dekat_Nya ?
(Rasulullah Saw, beliau selalu rindu untuk bertemu Allah Swt,
mendengar suara Azan yang di "Senandungkan Bilal. "Shalat,
adalah kesenangan hidupku". Kata Beliau (Hamba terkasih Allah Swt).
Sekarang wahai saudaraku, hamba hamba yang dianugerahi iman dan
Islam. Siapkan hari harimu, isi dengan hal hal yang berguna dan
bermanfaat baik bagi temanmu, masyarakat luas, bangsa dan negara.
Apalagi semata mata hanya untuk mencari Ridha Allah Swt, semua itu
sebagai tanda Cinta dan rasa syukur kita, yang telah diberikan_Nya
anugerah yang begitu banyak.
Waktu semakin cepat, apabila kita tidak memanfaatkannya dengan
hal hal yang berguna, kita akan tergilas masa . Berjanjilah untuk
jadi yang lebih baik dari sekarang. Dan terbaik di hadapan_Nya.
Karena Cintamu, tidakkah seseorang itu senantiasa ingin tampak baik
saat bertemu kekasihnya ??? . Jadikan Allah ?Kekasih Sejati? dalam
hidupmu.
KASIH TAK SAMPAI
Sahabatku rahimakumullah...
Sebagaimana Ia (Allah) menghadirkanmu ke dunia ini dengan rasa
cinta, melalui perantara seorang ummi yang penuh kasih, karena
itulah...rasa yang begitu kuat terpatri di Qalbumu adalah rasa cinta
(ingin dicinta dan mencinta)...
Kita tumbuh laksana tunas pohon kecil yang mengeluarkan
dedaunannya dan ketika kuncupnya menyembul... Bersama itu pula
timbul hasrat dihatimu untuk mencari pasangan hidup, teman berbagi
suka duka di alam ini..
Cinta merupakan karunia Ilahi.., hadirnya tanpa diundang..., tiba tiba
kita sadari ia kuat tertanam laksana akar pohon yang rindang
Sahabatku rahimakumullah
Kurasakan getar Qalbumu manakala kau bercerita penuh harap
kepadanya. Ia laksana kilau permata yang penuh cahya dimatamu
Mencintainya ibarat kuncup bunga di Qalbumu Yang siap untuk
mekar dengan keharumannya yang memikat Namun ternyata
Jangankan mekar yang kau dapat Kuncup itu layu sebelum berkembang
Manakala kau sadari Dia tak pernah mencintaimu , tak pernah menaruh
hati padamu , tak pernah menginginkanmu Tak pernah
Kekecewaanmu kau tumpahkan dalam sebuah syair lagu (walau hanya
kau yang tahu...) Lirih perlahan mengalun
"Kau bagaikan telaga yang jernih
Yang sejuk airnya serta menyegarkan
Ditumbuhi pepohonan rindang Disekelilingmu
Kau sadari akan seseorang
Yang mencintaimu Setulus hatinya
Dan kau beri satu pengertian
tentang sebuah cinta yang tak kesampaian
Kau hargai satu cinta kasih
Kau buktikan tanpa menghinanya
Walau seringkali kau acuhkan dia yang menyayangimu
Kau berarti baginya Kharisma didirimu Dambaan hatinya"
Aduhai gerangan sungguh beruntung yang mendapatkan cintamu Dan
ketika kau kutanya kenapa? Dengan ungkapan pilu engkaupun berkata:
"Entahlah Akupun tidak tahu. Namun yang terpenting Dari sekian
banyak manusia, dari sekian banyak insan dunia Bagiku...Dialah yang
terindah...terbaik..., dan paling mempesona... " Pancarannya begitu
tajam menghunjam Sungguh tak kan ada yang bisa menggantikannya
Walau dicari di belahan bumi manapun, tetaplah dia orangnya
Aduhai...gerangan...perih nian yang kau rasa... Kalau begitu baiklah...
Kan kuajak dirimu terbang ke sebuah tempat yang bernama "Negeri
kesunyian" Kenapa ??? Karna engkau butuh kesendirian untuk
mengobati luka hatimu...
Kita tlah sampai... Tak ada seorangpun yang akan mendengar
perbincangan kita... (Listen to me please Dengarkanlah aku baik baik
sahabatku... )
Sahabat... Tahukah engkau? Manakala engkau telah merasa mencintai
seseorang... Itu sama artinya engkau tlah menghamba padanya?...
Sadarkah dirimu? Manakala engkau tahu ia tidak mencintaimu ... Itu
artinya ia menunjuk pada kekuranganmu?...
Tidak terfikirkah olehmu? Jika yang kau harap saja tidak bisa
mencintaimu... Apalagi Yang Menciptakannya??? ...
Astafirughlaahul aziim...
Astafirughlaahul aziim...
Astafirughlaahul aziim...
(Ucapmu seraya menjerit tertahan... titik titik embun menggenang di
kelopak matamu...mengalir perlahan...membasahi pipi...) Mengangislah.
..kalau itu yang membuat hatimu tenang...
Sahabat... Aku bersyukur kepada Allah kau sadari kini kekhilafanmu...
Bahwa ter amat sulit untuk menggapai Cinta_Nya bisa engkau pelajari
dari makhluk_Nya yang bernama manusia... Karena itu...Perbaikilah
segala sesuatu yang ada padamu... Bangkitlah untuk menjadi yang
terbaik...
Sahabat... Sesungguhnya yang ada padamu sudah ter amat sempurna...
Rupa wajahmu adalah yang terindah yang kau miliki... Namun?
sinarannya belum terlihat... Masih pudar dan perlu dibersihkan...
Dimana letaknya tersimpan di dasar yang paling dalam... Sulit
terjangkau?Itulah Qalbu (hati) mu... Jika sinarnya telah mendekati
kesempurnaan... Kilaunya akan memancar ke luar... Itulah namanya
kecantikan/ ketampanan hakiki...
Sesungguhnya... Seseorang mencintaimu tidaklah melihat dari
kecantikan (ketampanan) atau kekayaanmu... Tetapi ia melihat pancaran
yang ada pada Qalbumu... Kenapa? Karena kecantikan/ ketampanan
akan sirna bersama berlalunya waktu... Kekayaan akan lesap bersama
perputaran roda kehidupan... Sedangkan pancaran Qalbu akan
senantiasa abadi bersama ridha Ilahi kepadamu...
Namun satu hal yang harus kau ingat Tak selamanya cinta itu
berati memiliki... Ibarat Qalbumu...yang bebas bergerak tanpa bisa
kau cegah... Kenapa? Karena ia hidup sebagaimana arus air yang
mengalir... Engkau saja tak dapat memiliki hatimu, apalagi kepunyaan
orang lain? Yang berhak memilikinya adalah Allah...
Wahai sahabat... Bukankah sesuatu yang kau sulit mendapatkannya
sulit pula kau lepaskan? Demikianlah seseorang itu di hatimu...
Bukankah Kasih tak sampai benteng dirimu untuk senantiasa menjaga
kesucianmu? Terutama Qalbumu...(Yang senantiasa wajib kau jaga
kesuciannya)..(Silahkan buka kembali lembaran artikel "Kekasih Sejati"
dan "Kemana Akan Dicari Gantinya???" di bawah ini).
Karena itulah... "Kasih Tak Sampai" merupakan cermin bagimu ...
untuk mengerti arti Cinta Sejati yang sesungguhnya...
Sesungguhnya Cinta dijadikan Allah indah di dalam Qalbumu...
Keindahannya akan kau temukan manakala kau dapatkan hatimu
mencintai Allah... Tak ada makhluk yang sempurna di muka bumi ini
kecuali diri_Nya...
Karena itu... Laa tahzaan wa laa takhaaf (Janganlah sedih dan
janganlah takut...) Innallaaha maana (Sesungguhnya Allah bersama
kamu...) Betapa dengan sayang_Nya Ia berkata:
"Thayyibaa tu litthayyibiina watthayyibuuna litthayyibaati"
Wanita wanita yang baik adalah untuk laki laki yang baik dan laki laki
yang baik untuk wanita wanita yang baik (pula). (QS. An Nur 24:26)
Wallaziina aamanuu asyaddu hubban lillah Orang orang yang beriman
amat sangat cinta kepada Allah. (QS. Al Baqarah 2:165)
Yuhibbuhum wa yuribbuu nahuu Dia (Allah) mencintai mereka dan
mereka mencintai_Nya. (QS. Al Maidah 5:54)
CINTA ADALAH FITRAH YANG SUCI
Cinta seorang laki laki kepada wanita dan cinta wanita kepada laki laki
adalah perasaan yang manusiawi yang bersumber dari fitrah yang
diciptakan Allah SWT di dalam jiwa manusia , yaitu kecenderungan
kepada lawan jenisnya ketika telah mencapai kematangan pikiran dan
fisiknya.
"Dan diantara tanda tanda kekuasaan Nya adalah Dia menciptakan
untukmu istri istri dari jenismu sendiri , supaya kamu cenderung dan
merasa tentram kepadanya , dan dijadikan Nya diantara kamu rasa
kasih sayang .Sesungguhnya pada yang demikian itu benar benar
terdapat tanda tanda bagi kaum yang berfikir (Ar Rum ayat 21)
Cinta pada dasarnya adalah bukanlah sesuatu yang kotor , karena
kekotoran dan kesucian tergantung dari bingkainya. Ada bingkai yang
suci dan halal dan ada bingkai yang kotor dan haram
Cinta mengandung segala makna kasih sayang , keharmonisan ,
penghargaan dan kerinduan , disamping mengandung persiapan untuk
menempuh kehiduapan dikala suka dan duka , lapang dan sempit.
Cinta bukanlah hanya sebuah ketertarikan secara fisik saja.
Ketertarikan secara fisik hanyalah permulaan cinta bukan puncaknya.
Dan sudah fitrah manusia untuk menyukai keindahan.Tapi disamping
keindahan bentuk dan rupa harus disertai keindahan kepribadian
dengan akhlak yang baik.
Islam adalah agama fitrah karena itulah islam tidaklah membelenggu
perasaan manusia.Islam tidaklah mengingkari perasaan cinta yang
tumbuh pada diri seorang manusia .Akan tetapi islam mengajarkan
pada manusia untuk menjaga perasaan cinta itu dijaga , dirawat dan
dilindungi dari segala kehinaan dan apa saja yang mengotorinya.
Islam mebersihkan dan mengarahkan perasaan cinta dan mengajarkan
bahwa sebelum dilaksanakan akad nikah harus bersih dari persentuhan
yang haram.
PERNIKAHAN TEMPAT BERMUARANYA CINTA
"Tidak terlihat diantara dua orang yang saling mencintai (sesuatu yang
sangat menyenangkan) seperti pernikahan" (Sunan Ibnu Majah)
Pernikahan dalam islam merupakan sebuah kewajiban bagi yang
mampu.Dan bagi insan manusia yang saling menyintai pernikahan
seharusnyalah menjadi tujuan utama mereka.
Karena itulah percintaan yang tidak mengarah kepada pernikahan
bahkan disertai hal hal yang diharamkan agama sangat tidak
disarankan oleh islam.Cinta dalam pandangan islam bukanlah hanya
sebuah ketertarikan secara fisik , dan bukan pula pembenaran terhadap
perilaku yang dilarang agama.Karena hal ini bukanlah cinta melainkan sebuah lompatan birahi yang besar saja yang akan segera pupus.Karena itu cinta memerlukan kematangan dan kedewasaan untuk membahagiakan pasangannya bukan menyengsarakannya dan bukan juga menjerumuskannya ke jurang maksiat.
Percintaan tanpa didasarkan oleh tujuan hendak menikah adalah sebuah
perbuatan maksiat yang diharamkan oleh agama.Karena batas antara
cinta dan nafsu birahi pada dua orang manusia yang saling menyintai
sangatlah tipis sehingga pernikahan adalah sebuah obat yang sangat
tepat untuk mengobatinya.
Pernikahan adalah sebuah perjanjian suci yang menjadikan Allah SWT
sebagai pemersatunya.Dan tidak ada yang melebihi ikatan ini.Dan
inilah puncak segala kenikmatan cinta itu dimana kedua orang yang
saling menyinta itu memilih untuk hidup bersama dan saling berjanji
untuk saling mengasihi dan berbagi hidup baik suka maupun duka.
IBUNDA
Kalau ibunda membelai rambutmu
Kalau ibunda mengusap keningmu, memijiti kakimu
Nikmatilah dengan syukur dan bathin yang bersujud
Karena sesungguhnya Allah sendiri yang hadir dan maujud
Kalau dari tempat yang jauh engkau kangen kepada ibunda
Kalau dari tempat yang jauh ibunda kangen kepada engkau,
Dendangkanlah nyanyian puji puji tuk Tuhanmu Karena setiap bunyi
Kerinduan hatimu adalah
Sebaris lagu cinta Allah kepada segala ciptaanNya
Kalau engkau menangis
Ibundamu yang meneteskan airmata
Dan Tuhan yang akan mengusapnya
Kalau engkau bersedih Ibundamu yang kesakitan
Dan Tuhan yang menyiapkan hiburan hiburan
Menangislah banyak banyak untuk ibundamu
Dan jangan bikin satu kalipun ibumumenangis karenamu
Kecuali engkau punya keberanian
Untuk membuat Tuhan naik pitam kepada hidupmu
Kalau ibundamu menangis,
Para malaikat menjelma jadi butiran butiran air matanya
Dan cahaya yang memancar dari airmata ibunda
membuat para malaikat itu silau dan marah kepadamu
Dan kemarahan para malaikat adalah kemarahan suci
sehingga Allah tidak melarang mereka tatkala
menutup pintu sorga bagimu
Ibu kandungmu adalah ibunda kehidupanmu
Jangan sakiti hatinya, karena
Ibundamu akan senantiasa memaafkanmu.
Tetapi setiap permaafan ibundamu atas setiap kesalahanmu
akan digenggam erat erat oleh para malaikat
untuk mereka usulkan kepada Tuhan
agar dijadikan kayu bakar nerakamuSenin, Juni 28, 2010
Menjaga Cinta dan kedamain hati
Kita akan berbagi mimpi indah bersama..
sebuah mimpi yang kamu akan suka memilikinya di setiap waktu. dalam mimpi ini kamu sedang berada di tengah suatu hari yang indah dan hangat. kamu mendengar kicauan burung, hembusan angin, dan gemericik sungai kecil. engkau berjalan menuju sungai. di tepi ada seorang tua yang sedang meditasi, dan kau melihat di atas kepalanya terpendar sinar yang indah beragam warna. kamu tidak ingin mengganggunya, tapi dia merasakan kehadiranmu dan membuka kedua matanya. orang itu memiliki tatapan yang penuh cinta dan senyum yang lebar. kau menanyakan bagaimana dia dapat memancarkan sinar yang begitu indah. kau bertanya apakah dia dapat mengajarkanmu melakukan hal itu.
Orang tua itu menjawab bahwa dahulu, bertahun-tahun sebelumnya dia pernah menanyakan hal yang sama kepada gurunya. kemudian dia bercerita:
“Guruku membuka dadanya dan mengeluarkan hatinya, kemudian dia mengambil api kecil yang sangat indah dari hatinya. lalu dia membuka dadaku, membuka hatiku, dan menempatkan api kecil itu di dalamnya. dia menaruh kembali hatiku dalam dada, dan segera setelah hatiku berada dalamku, aku merasakan cinta yang amat kuat, karena yang ditaruh dalam hatiku adalah cintanya.
Api cinta itu berkobar dalam hatiku dan bertambah besar, api yang tidak membakar, tapi menyucikan segala yang disentuhnya. dan api itu menyentuh setiap sel dari tubuhku, dan sel-sel tubuhku mencintaiku kembali. aku menjadi satu dengan tubuhku, namun cintaku bertambah lebih besar.
api itu menyentuh setiap emosi pada pikiranku, dan seluruh emosi berubah menjadi cinta yang kuat dan membara. dan aku mencintai diriku, seluruhnya dan tanpa syarat.
Akan tetapi api itu terus membara dan aku merasa perlu membagi cintaku. aku memutuskan untuk menaruh sedikit bagian dari cintaku dalam setiap pohon, dan pepohonan itu mencintaiku kembali, dan aku menjadi satu dengan pepohonan. tapi cintaku tidak berhenti, ia tumbuh semakin besar. aku menaruh sebagian cintaku di dalam setiap bunga, di rerumputan, di tanah dan mereka mencintaiku kembali, dan kami menjadi satu. dan cintaku semakin bertambah dan bertambah mencintai setiap binatang di dunia. mereka membalas cintaku dan mencintaiku kembali, dan kami menjadi satu. tapi cintaku terus bertumbuh dan bertumbuh.
Aku menaruh sebagian cintaku dalam setiap kristal, di setiap bebatuan, di tanah, di logam, dan mereka mencintaiku kembali, dan aku menjadi satu dengan bumi. dan kemudian aku memutuskan untuk menaruh cintaku dalam air, di samudera, di sungai-sungai, di hujan, di salju. dan mereka mencintaiku kembali dan kami menjadi satu. dan masih cintaku bertumbuh semakin besar. kemudian aku memberikan cintaku kepada udara, angin. aku merasakan komuni yang erat dengan bumi, dengan angin, dengan samudera, dengan alam, dan cintaku tumbuh dan tumbuh. aku menengadah ke langit, ke matahari, ke bintang-bintang, dan menaruh sebagian cintaku di setiap bintang, di bulan, dan di matahari, dan mereka mencintaiku kembali. dan aku menjadi satu dengan bulan dan matahari dan bintang, dan cintaku terus bertumbuh dan bertumbuh. dan aku menaruh sebagian cintaku ke dalam setiap manusia, dan aku menjadi satu dengan seluruh umat manusia. kemanapun aku pergi, siapapun yang aku temui, aku melihat diriku dalam mata mereka, karena aku adalah bagian dari segalanya, karena aku cinta.”
Kemudian orang tua itu beranjak dan membuka dadanya, mengeluarkan hatinya dengan api yang indah di dalamnya, dan dia menaruh api itu di dalam hatimu. sekarang cinta itu tumbuh di dalam dirimu.
sekarang engkau adalah satu dengan angin, dengan air, dengan bintang-bintang, dengan seluruh alam, dengan semua binatang, dan dengan semua manusia. kamu merasakan hangat dan cahaya keluar dari api di dalam hatimu. di luar kepalamu terpancar sinar beragam warna yang sangat indah. engkau bercahaya dengan pancaran cinta dan berdoa:
Terima kasih, Pencipta Semesta, untuk anugerah kehidupan yang Engkau berikan kepadaku. terima kasih telah memberiku segala yang aku sungguh butuhkan. terima kasih atas kesempatan mengalami tubuh dan pikiran yang indah ini. terima kasih telah hidup di dalam diriku dengan seluruh cintaMu, dengan rohMu yang suci dan tiada batas, dengan cahayaMu yang hangat dan bersinar.
Terima kasih untuk menggunakan kata-kataku, menggunakan kedua mataku, menggunakan hatiku untuk membagikan cintaMu kemanapun aku pergi. aku mencintaiMu sebagaimana Engkau adanya, dan karena aku adalah ciptaanMu, aku mencintai diriku sebagaimana aku adanya.
Tolonglah aku untuk menjaga cinta dan kedamaian di dalam hatiku dan untuk menjadikan cinta ini sebagai jalan hidup yang baru, agar aku dapat hidup di dalam cinta seumur hidupku.
Untuk belahan jiwaku Nura Lutfiana
Kamis, Juni 24, 2010
Guru Honorer Segera Diangkat jadi PNS
JAKARTA- Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) menjanjikan akan mengangkat guru honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) asalkan sudah memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan.
Direktur Profesi Pendidik Dirjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Kemendiknas Achmad Dasuki saat menerima perwakilan dari pihak Konsorsium Guru Nasional (KGN) mengatakan akan ada verifikasi data para guru honorer yang dimulai bulan Juli-September 2010. Verifikasi data guru honorer dilakukan Kemdiknas bekerjasama Badan Pusat Statistik.
"Mungkin pengangatan ini akan dilakukan pada bulan November atau paling lambat bulan Desember. Namun sebelumnya, tentunya harus berdasarkan komitmen dari pihak DPR," jelas Achmad Dasuki di Jakarta, Kamis (24/5).
Dasuki menambahkan, pada proses pengangkatan guru honorer ini akan dilakukan tanpa tes. Selain itu, pengangkatan guru honorer dilakukan oleh walikota, bupati, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan dinas provinsi setempat. "Persyaratan guru tersebut sudah masuk di dalam database Badan Kepegawaian Nasional. Bahkan masa kerjanya dimulai sebelum Januari 2005," tegasnya.(cha/jpnn)
http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=66527
Senin, Juni 21, 2010
Rahasia di balik sholat tahajjud
Pada saat seseorang menggelar sajadah untuk menunaikan shalat tahajud, ia berada dalam kondisi layaknya orang yang melakukan meditasi dan relaksasi. jika kita pernah mendengar lirik lagu tombo ati yang didendangkan budayawan kondang emha ainun nadjib bersama kelompok musik kiai kanjeng, tahajud disebut sebagai salah satu pengobat hati. sebab shalat sunah yang ditunaikan di keheningan malam itu, mengantarkan orang yang menunaikannya menjadi lebih dekat dengan allah. hati yang dekat dengan tuhannya adalah hati yang damai.
orang yang rindu tahajud adalah orang yang mempunyai kadar keikhlasan lebih. ia rela untuk menghentikan kelelapan tidurnya dan bersimpuh pada sang khalik. alquran memuji mereka dengan menyebutnya sebagai orang-orang yang menjauhkan lambungnya dari tempat peraduan.
tahajud diketahui sebagai ibadah yang ditunaikan pada malam hari, saat setiap orang mengistirahatkan tubuhnya dari kelelahan aktivitas di siang hari. banyak kalangan menyatakan bahwa idealnya masa tidur di malam hari adalah enam hingga delapan jam. tidur di malam hari akan memberikan energi baru bagi seseorang untuk melakukan aktivitasnya di pagi hingga siang hari.
namun kemudian muncul sebuah pendapat lain dari seorang ilmuwan bernama ray meddis. ia menyatakan bahwa masa tidur yang sempurna hanyalah tiga hingga empat jam setiap harinya. seseorang akan mengalami deep slep sekitar tiga hingga empat jam saja. tentu seorang muslim mampu memanfaatkan sisa masa tidur itu untuk memadu cinta dengan tuhannya, melalui shalat tahajud.
“bangunlah untuk shalat di malam hari kecuali sedikit daripadanya. yaitu seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit atau lebih dari seperdua itu. dan bacalah alquran dengan perlahan-lahan.” (al-muzammil [73]: 2-4).
seorang ilmuwan muslim asal mesir, fadhlalla haeri, menyatakan bahwa ayat tersebut memberikan panduan bagi muslim untuk mencapai keseimbangan. di sisa masa istirahatnya, tiga jam masa efektif tidur malam, maka ia pun semestinya bangun untuk menjalankan aktivitas yang bermanfaat. bangun di waktu malam adalah salah satu aktivitas yang memberikan manfaat.
ia menambahkan, pada saat itu energi did lam tubuh seseorang berada dalam kondisi rndah. selain itu, medan refleksi juga begitu bersih. dalam tradisi india, kondisi seperti itu disebut sebagai tahap pembentukan kesadaran yang terjadi pada titik energi ketujuh atau cakra mahkota. dampaknya, akan meningkatkan intuisi seseorang dan kesadaran diri untuk mampu mengendalikan emosi negatif.
menurut haeri, pada saat seseorang menggelar sajadah untuk menunaikan shalat tahajud, ia berada dalam kondisi layaknya orang melakukan meditasi dan relaksasi atas kelenjar pineal. ini akan menspiritualkan intelektual sesorang disertai dengan kemampuan personal untuk selalu mendekatkan diri kepada allah serta menjalin hubungan yang harmonis dengan sesamanya.
tak hanya itu, pada saat matahari terbenam, kelenjar pineal mulai bekerja dan memproduksi hormon melatonin dalam jumlah besar dan mencapai puncaknya pada pukul 02.00 hingga 03.00 dini hari. hormon inilah yang kemudian menghasilkan turunan asam amino trytophan dalam jumlah besar pula.
tahukah anda? tahajud menjadi sarana untuk mempertahankan melatonin dalam jumlah yang stabil.
hormon melatonin akan membentuk sistem kekebalan dalam tubuh dan membatasi gerak pemicu tumor seperti estrogen. haeri mengungkapkan bahwa pada masa kanak-kanak melatonin yang ada di dalam tubuh berjumlah 120 picogram. namun jumlah tersebut akan semakin menurun pada usia 20 30 tahun. selain secara alamiah, pengurangan jumlah melatonin di dalam tubuh juga diakibatkan adanya pengaruh eksternal, seperti: tidur larut, medan elektromagnetik, dan polutan kimia misalnya pestisida, yang pada akhirnya menyebabkan penyakit tekanan darah tinggi dan sakit kepala. pada titik tertentu bahkan menyebabkan turunnya sistem kekebalan tubuh.
kafein yang terkandung di dalam kopi, teh hitam, dan soda tertentu juga akan menyebabkan kemampuan antioksidan melatonin berkurang. keadaan ini akan membahayakan sel-sel tubuh saat seseorang tengah terjaga. dengan demikian, kata haeri, yang harus menjadi perhatian adalah bukan kuantitas tidur seseorang untuk memberikan kebugaran pada tubuh, tetapi justru kualitas tidur. tiga jam adalah waktu yang cukup untuk itu.
tahajud tidak hanya memberikan pengaruh pada posisi melatonin. gerakan ibadah di sepertiga malam terakhir ini juga memberikan pengaruh tertentu pada tubuh. setidaknya, pada saat berdiri tegak dan mengangkat takbir secara tidak langsung akan membuat rongga toraks dalam paru-paru membesar. ini akan menyebabkan banyak oksigen yang masuk ke dalamnya. ada kesegaran yang dirasakan ketika seseorang dapat menghirup udara segar ke dalam paru-parunya di keheningan malam itu. pada saat sujud, seluruh berat dan daya badan dipindahkan sepenuhnya pada otot tangan, kaki, dada, perut, leher, dan jari kaki. proses ini dilakukan berulang-ulang sesuai jumlahrakaat shalat tahajud yang kita lakukan.
setelah oksigen masuk ke dalam paru-paru, oksigen diedarkan ke seluruh tubuh dengan lancar karena adanya pergerakan otot selama ruku’ dan sujud. selain itu, dalam shalat seseorang juga melakukan gerakan duduk di antara dua sujud dan tahiyat yang menyebabkan adanya gerakan tumit, pangkal paha, jari tangan, jari kaki, dan lainnya. tentu peredaran oksigen akan menjadi lancar.
dari blog :
--> http://nakasaha.blogspot.com/2008/02/rahasia-di-balik-sholat-tahajjud.html
Rabu, Juni 09, 2010
makasih kawan
Hari ini, 10 juni saya genap 27 Tahun. Dimasa hidup saya, saya memiliki teman yang selalu mendampingi saya disetiap langkah. Thanks buat kluarga, teman,sahabat dan seluruh sahabat yang mengenal saya,atas ucapan dan doa dan dukungan moril selama ini.Semoga apa yg kalian doakan dan harapkn kpd saya dpt sy emban dan menjadikan semangat bagi saya dan meraih cita-cita saya.
Minggu, Mei 23, 2010
Pengangkatan GTT PTT Sekolah Negeri, Antara Harapan Dan Kenyataan
Tidak lama lagi PP tentang pengangkatan GTT PTT Sekolah negeri diperkirakan akan terbit, karena telah selesai dibahas dan hanya tinggal menunggu finalisasi dari proses tersebut. Untuk Tenaga honorer yang berada di instansi pemerintah dalam hal ini sekolah, baik untuk GTT dan PTT direncanakan akan diseleksi tersendiri dan terpisah dari pelamar umum. Di sini yang akan diseleksi adalah GTT dan PTT yang telah bekerja minimal 1 tahun per Desember 2005.
Nah, disinilah letak persoalanya, saya perkirakan, bahwa tiap-tiap kabupaten dan kota rata-rata jumlah GTT dan PTT nya berjumlah kurang lebih 1500 orang. Dengan asumsi bahwa tiap tahun pemerintah kabupaten kota hanya mengangkat kurang lebih 500 orang untuk jatah pelamar honorer dan umum, maka jalur khusus untuk honorer mungkin hanya bisa menerima kurang lebih 100 sampai 150 orang saja pertahun, bandingkan dengan jumlah honorer yang jumlahnya sampai 1500-an. Bisa-bisa kalau mau diangkat semua maka pemerintah kabupaten kota baru dapat mengangkat semua honorer dalam kurun waktu 10 sampai dengan 15 tahun. Saya rasa ini hal yang meresahkan bagi tenaga honorer sekolah. Belum kalau pemerintah berganti kebijakan dengan mengangkat tenaga honorer yang masih muda-muda, bisa bisa sang honorer senior tinggal gigit jari saja dan banyak diantara mereka yang sudah tidak dapat diangkat lagi menjadi PNS karena faktor usia. Dan banyak pula diantara mereka yang mulai putus asa dan putus harapan menjadi PNS.
Nah, menurut saya secara pribadi, pemerintah tidak usah memaksakan diri untuk menerima PNS yang sebanyak-banyaknya, karena saya rasa pemerintah juga tidak akan sanggup untuk membiayainya. Yang paling masuk akal adalah pemerintah memperhatikan kesejahteraan tenaha honorer, minimal sama dengan UMR tingkat kabupaten kota misalnya, Jadi hidup para honorer tidak terlalu menderita. Karena setau saya para honorer telah terbiasa hidup menderita, rajin dan tahan banting, bahkan kinerjanya jauh lebih baik daripada yang punya SK, namun apa daya, nasibnya hanyalah sebagai tenaga honorer. Tolonglah supaya pemerintah bisa mengubah nasib mereka. Bisa dengan membuat Peraturan Pemerintah tentang kesejahteraan tenaga honorer mungkin, atau hal-hal lain yang senada dengan itu.
Jadi, kesimpulannya pemerintah jangan memberikan janji-janji surga kepada para tenaga honorer sekolah untuk dapat diangkat menjadi PNS namun mereka tidak mampu memenuhinya. Antara Harapan menjadi PNS dan kenyataan diangkat, rasanya masih sangat jauh. Lebih baik lagi sambil mengangkat honorer sekolah secara bertahap yang terpenting adalah menaikan kesejahteraan mereka dan memberi status sosial yang lebih layak bagi mereka bisa dengan memberi semacam SK Honorer daerah misalnya, atau hal hal lain semacam itu. Terimakasih, semoga bermanfaat.
Makasih, mhon ijin untuk mempubliksaikan di wed saya.. http://wb-sekolah.blogspot.com
Sabtu, Mei 22, 2010
Honorer Non APBN/APBD akan diangkat Tahun 2011Catatan Deni Sofyan Dpcfthsnilebak.Mhn ijin utuk mempublikasikan
Tenaga honorer non APBN/APBD harus bersabar untuk diangkat sebagai CPNS. Panitia kerja ( Panja) penyelesaian tenaga honorer yang terdiri dari gabungan Komisi II, VIII, dan X DPR RI bersama pemerintah memutuskan, pengangkatan honorer non APBN/APBD akan dimulai pada 2011. Alasannya, karena tahun ini seleksi CPNS difokuskan pada honorer tertinggal yang sesuai PP 48 Tahun 2005 jo PP 43 Tahun 2007. "Mereka (honorer non APBN/APBD) tetap akan diangkat, tapi harus menunggu sisa honorer dulu," kata Deputi Kementerian PAN&RB bidang SDM Aparatur Ramli Naibaho. Mengenai pengangkatannya, menurut Ramli akan mengikuti tahapan seleksi layaknya pelamar umur. Namun seleksinya dilakukan tersendiri. Artinya antara honorer dan pelamar umum tidak dites secara bersamaan. Kebijakan ini diambli agar sesama honorer bisa saling mengukur kemampuannya masing-masing. Mereka pun ditetapkan kuotanya, tidak seperti honorer tertinggal yang sudah pasti semuanya diangkat. "Ya tidak mungkin diangkat semuanya. Kan mereka bukan tenaga honorer tertinggal. Kalau mau jadi PNS harus ikut seleksi. Pemerintah pun menetapkan kuotanya, misalnya, tahun 2011 formasi untuk honorer non APBN/APBD 10 ribu orang," tegasnya. Bagi yang tidak lulus tes, pemerintah akan mengangkat mereka menjadi PTT (pegawai tidak tetap). Nantinya para honorer ini akan digaji oleh instansi pusat atau daerah di mana mereka bekerja. "Kalau di daerah, gajinya diambil dari PAD. Jadi jika PAD tinggi, gaji yang diberikan harus standar UMP dan ada tunjangan kesehatannya. Intinya, untuk urusan gaji harus disesuaikan dengan kemampuan daerah," terangnya.
Jumat, Mei 21, 2010
SMS dari KETUA UMUM FTHSNI KEC. LEBAK
RAPAT KETUA PB PGRI bersama MENPAN & Kepala BKN tanggal tanggal 19 Mei 2010
1. Tahun 2010/2011 sebanyak 197.678 Guru Tenaga Honorer termasuk CPNS teranulir dari JAWA TENGAH dan 5.966 Guru Bantu Swasta DKI akan diangkat PNS.
2. Segera diterbitkan PP penyelesaian permasalahan Tenaga Honorer
3. Segera diterbitkan PP mengenai Guru Tenaga Honorer & dan PTT yang memuat penghargaan/ Gaji UMP
4. Segera terbitkan Peraturan Presiden mengenai BUP Penilik menjadi 6 Tahun.
5. Segera dibayarkan Tunjangan Profesi dan Penambahan penghasilan 250rb. / bulan 9 (bagi yang belum dibayar)
6. Dan keputusan penting lainnya.
SUMBER :
KETUA PB PGRI SULISTYO
Pesan ini jangan disebarluaskan trim`s.
Kisahku (Part II)
Genap 6 tahun 3 bulan aku mengabdikan diri pada sekolah negeri di kota Salatiga. Sejak 2004 sampai saat ini belum ada perubahan kesejahteraan yang berarti. Mulai dari gaji 40.000, 50.000, 100.000, 150.000, sampai tahun 2010 ini 200.000, sungguh ajaib bisa hidup. Aku lulus DII tahun 2003 kemudian tahun 2007 melanjutkan S1 lulus 2009. Masa-masa yang penuh perjuangan, gagal menjadi CPNS setelah melalui formasi umum tidak membuatku menyerah. Pernah ikut ujian CPNS depag 2 x dan Diknas 3 X, yaitu Salatiga (2005/non formasi), Wonogiri (2007/DII PGA SD) dan terakhir temanggung (2009/S1PAI) sesuai jazah terakhir yang kumiliki.
Insentif, kesra dan fungsional dari pemerintah pernah aku nikmati, tetapi tidak setiap bulan turunnya. Biasanya Juni atau rapel 1 tahun bisa mencapai 4jt lebih pertahun. Hal ini yang kadang membuat aku bisa bersemangat mempertahankan hidup dan bisa sedikit membantu beban orang tua dan kedua adikku yang masih kuliah.
Setiap malam ku selalu memohon kepada Allah agar segera terwujud impian ini. Memang benar menjadi CPNS bukan menjadi salah satu tujuan utama, yang penting aku punya penghasilan tetap dan bisa membahagiakan keluarga. Aku melewati masa-masa sulit ini (2005) dengan berjualan koran, pulpen , permen di bis Kota, Tahun 2007 alhamdulillah aku mendapat Les Privat sampai saat ini aku bisa membeli motor, hp dan lain-lain walau dengan mengangsur. Sebuah harapan cerah mengikuti organisasi FTHSNI ( Forum Tenaga Honorer Sekolah Negeri Indonesia) dulu FKGTT aku masuk data BASE CPNS 2005 yang akan diangkat bertahap mulai 2011. Mudah-mudahan bisa terwujud.
Tahun 2005 aku berpacaran dengan seseorang berinisial W banyak kisah suka duka yang kamin alami saat itu. Karena suatu hal pada bulan September 2009 kami putuskan untuk mengakhiri hubungan itu karena sudah tidak cocok lagi, sekarang ini statusku jomblo. Semua butuh proses dan saat aku menulis ini aku sedang mendekati seorang akhwat. Mudah-mudahan dia menerima segala kekuranganku. Aku ingin CPNS dulu agar tidak membebani orang tua saat aku menikah nanti. Dan istriku juga mantap mengarungi bahtera rumah tangga denganku. Siapakah dia? Tunggu kisah selanjutnya...
To be continue ...
Jumat, Mei 14, 2010
Assalamu’alaikum wrwb.
Cara gampang cari jodoh terbaik adalah metode agar Allah azza wajalla berkenan membuka Rahasia Jodoh Terbaik & Menghadirkannya.
Anjuran penggunaan : Sucikan diri (wudhu), sholat sunah 2 rakaat, berdoa, siapkan Al Quran selanjutnya ikuti langkah awal menuju solusi.
Urutan yang harus dilakukan : Merubah pemahaman untuk merubah pola piker lalu mencari penyebab hambatan untuk merubah pola ikhtiar.
Pemahaman : 1. Belum adanya jodoh bisa disebabkan oleh hubungan kita dengan Allah, keluarga, lingkungan, teman bahkan diri kita sendiri. Pemahaman 2 : Pahami & Yakinlah bahwa kelahiran, rejeki, jodoh & kematian adalah rahasia Allah.
QS 31:34 : Sesungguhnya Allah hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang hari kiamat, dan Dialah yang menurunkan hujan & mengetahui apa yang ada didalam rahim. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui dibumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.
Dari pemahaman 1 & 2 jelaslah SEGERA RUBAH POLA PIKIR ANDA DALAM MENCARI JODOH! Perbaiki dulu Hubungan dengan Allah baru berikhtiar mencari hubungan perjodohan. Selanjutnya adalah cara memeriksa hubungan dengan Allah yang terdiri dari hubungan dengan Allah, Orang tua & sesama, periksalah! Apa kita pernah percaya dengan ramalan, datang ke orang pinter, percaya kekuatan selain Allah?
HATI2 SAUDARAKU! Dengan berbuat syirik dalam perjodohan bikin anda malah tertipu & menderita seumur hidup, bisa jadi anda dijauhkan dari yang semestinya jodoh terbaik atau bahkan tidak menemukannya sama sekali.
QS 31:33 : Janganlah sekali-kali kamu diperdayakan dunia & diperdayakan para penipu yang mengatasnamakan Allah, bisa juga anda mendapat jodoh namun yang malah membuat hidup anda tidak tentram & tidak berkah sebab akan berlaku hukum keseimbangan Allah dalam perjodohan. QS 24:3&26 :....musyrik laki2 berjodoh dengan musyrik perempuan, laki2 yang berperilaku buruk dengan perempuan yang berperilaku buruk juga.
Bukankah anda menginginkan jodoh sebagaimana disebutkan dalam QS 30:21 : ... salah satu tanda kekuasaan-Mu adalah menjadikan pasangan hidup dari jenis kami, yaitu manusia. Yang demikian adalah agar kami cenderung dan merasa tentram kepadanya dan dijadikan-Nya diantara kami rasa kasih dan sayang.
PERIKSALAH WAHAI SUADARAKU! Apakah sholat kita sudah berkualitas?
Inginnya sih jodoh Allah hadirkan tepat waktu tidak telat2 tapi saat Allah memanggil untuk sholat eh malah ditelat2in, telat juga deh tuh jodoh.
QS 107:4-5 : Maka kecelakaanlah bagi orang2 yang shalat (yaitu) orang2 yang lalai dari shalatnya.
JUJURLAH WAHAI SAUDARAKU! Apakah anda pernah melakukan hubungan yang melampui batas atau bahkan berzina? QS. 25:68-69 : Barangsiapa yang melakukan yang demikian niscaya dia mendapat pembalasan berlipat sejak di dunia...salah satunya jdoh yang tak kunjung hadir.
PERIKSA HUBUNGAN KITA DENGAN ORANG TUA, adakah anda pernah menyakiti atau mengkasari mereka karena perbuatan tersebut termasuk doa besar yang menjauhkan rahmat Allah (termasuk jodoh).
QS. 17:23 : Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ah dan janganlah kamu membentak mereka, ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.
PERIKSA HUBUNGAN SILATURAHIM. Putus silaturahim berakibat putusnya rahmat (salah satu bentuknya jodoh).QS.49:10:....sesungguhnya orang2 mukmin itu bersaudara. Karena itu peliharalah persaudaraan dan peliharalah diri anda dihadapan Allah supaya kamu mendapat rahmat.
PERIKSA DALAM HUBUNGAN SEBELUMNYA (mis : mantan2) apakah ada yang sampai tersakiti atau terzalimi. Hindari doa orang yang teraniaya/terzalimi, karena doanya pasti dikabulkan (kalo dia doakan ga dapat jodoh bagaimana?).
APAKAH ANDA PERNAH BERGUNJING YANG MENGARAH MENGADU DOMBA, yang menyebabkan putusnya tali silaturahim?
QS 49:12 : Hai orang2 yang beriman, jauhilah kebanyakan kecurigaan, karena sebagian dari kecurigaan itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentu kamu merasa jijik kepadanya.
Bila anda pernah melakukan 1 saja dari hal diatas, SEGERALAH lakukan langkah lanjutan untuk MEMPERBAIKI HUBUNGAN DENGAN ALLAH.
LANGKAH 1 : MOHON AMPUN ATAS KESALAHAN & KEBURUKAN, dasar ayat QS.66:8 : Hai orang2 yang beriman Bertaubatlah kamu kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya. Mudah2an Allah akan menutup kesalahan2 kamu.
Untuk tahap awal dan sekaligus riyadhah (membiasakan),ucapkanlah KALIMAT ISTIGHFAR (ASTAGHFIRULLAH)minimal 70-100 sehari semalam dasar al hadits : Barangsiapa yang biasa beristighfar Allah akan carikan jalan Keluar Bagi Kesulitannya, kelapangan bagi kesempitannya & memberi rizki dari arah yang tidak terduga. INGET JODOH JUGA RIZKI loh. QS 71:10-12 : Maka Aku katakan kepada mereka Mohon Ampunlah kepada Tuhanmu. Sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat dan membanyakkan harta dan anak2mu dan mengadakan untukmu kebun2 dan mengadakan pula didalamnya untukmu sungai2.
LANGKAH 2 : TINGKATKAN IBADAH, PERBAIKI IBADAH. Sekali lagi yakinkan diri akan kuasa Allah. Insya Allah ada saja jalan bagi kita termasuk JALAN HADIRNYA PASANGAN HIDUP KITA-dasar ayat QS 65:3-4 : Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap2 sesuatu. Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya. Cobalah melakukan hal2 berikut ini :
PERBAIKI/LAZIMKAN WUDHU, BIASAKAN SHOLAT AWAL WAKTU DAN SHOLAT BERJAMAAH, BERDOA/BERDZIKIR SELEPAS SHOLAT, PELIHARA SHOLAT SUNAH SEBELUM & SESUDAH SHOLAT FARDHU KECUALI SETELAH SHOLAT SHUBUH DAN ASHAR, BIASAKAN SHOLAT MALAM : TAHAJUD,HAJAT,ISTIKHOROH, TAUBAT, TASBIH, WITIR. Lakukanlah semampu anda,dasar ayat QS 22:77 : Hai orang2 yang beriman, ruku dan sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan berbuat kebaikan supaya kamu mendapatkan keberuntungan dunia dan akhirat.
LANGKAH 3 : PASRAHKAN KEPADA ALLAH, minta hanya kepada Allah-dasar ayat QS 65:3 : Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendaki-Nya.
LANGKAH 4 : LURUSKAN NIAT. Percayalah luruskan niat, sucikan hati bahwa anda menikah karena ingin mengikuti sunah rasul dan mengharap ridho Allah (al hadits) Pernikahan itu menyempurnakan separuh dari agama.
LANGKAH 5 HILANGKAN EGO. Target/pilah pilih boleh2 aja sih, tapi yang wajar sajalah serahkan pilihan yang terbaik hanya pada Allah melalui shalat istikhoroh dan musyawarah dengan keluarga,dasar ayat QS 2:221 : Dan janganlah kamu menikahkan orang2 musyrik, sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik walaupun dia menarik hatimu, mereka mengajak keneraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya dan menerangkan ayat2-Nya (perintah2-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.
LANGKAH 6 : PERBANYAK SILATURAHIM, terutama kepada orang2 yang pernah anda sakiti & minta ridho orang tua. Barangsiapa yang ingin diluaskan rejekinya temasuk jodoh, sambunglah tali silaturahim dasar al hadits untuk Ridho orangtua Raihlah cinta orangtua supaya Allah menghadirkan cinta buat anda.
LANGKAH 7 : MENUTUP AURAT, supaya anda tidak sesat (menjauh dari jodoh anda) dasar ayat QS 20:121 : Maka keduanya memakan dari buah pohon itu, lalu nampaklah bagi keduanya aurat2nya dan mulailah keduanya menutupnya dengan daun2 (yang ada di)surga dan durhakalah adam kepada Tuhan dan Sesatlah ia.
RAHASIA JODOH TERBAIK : Jodoh itu tergantung pada diri kita sendiri, bila kita berperilaku baik, maka jodoh kitapun baik, jika perilaku kita buruk, maka jangan dipersalahkan jika jodoh kitapun berperilaku buruk. Wanita yang keji adalah untuk pria yang keji dan pria yang keji adalah buat wanita yang keji pula dan wanita yang baik adalah untuk pria yang baik dan sebaliknya. Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga).
LANGKAH ISTIMEWA : MENOLONG YANG SEDANG KESUSAHAN misal bantulah saudara/kawan yang mau menikah tapi kekurangan/kesulitan dasar Al Hadits : wawloohu fii awnii abdi ma kanal abdu fii awni akhiihi, Allah selalu berkenan membantu hamba-Nya selama hambaNya berkenan membantu saudaranya.
SYARAT LANGKAH ISTIMEWA : LAKUKAN DENGAN IKHLAS DAN JANGAN HAPUS DENGAN DOSA2, hai orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebut dan menyakiti perasaan si penerima.
Doa bagi laki2 yang berharap jodoh : ROBBI HABLII MIILANDUNKA ZAUJATAN THOYYIBAH AKHTUBUHA WA ATAZAWWAJ BIHA WATAKUNA SHOIHIBATAN LII FIDDIINI WADDUNYAA WAL AAKHIROH, artinya : Ya Robb berikanlah kepadaku istri yang terbaik dari sisi-Mu, istri yang aku lamar dan nikahi dan istri yang menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia dan akhirat.
Doa bagi wanita yang berharap jodoh : ROBBI HABLII MIN LADUNKA ZAUJAN THOYYIBAN WAYAKUUNA SHOHIBAN LII FIDDIINI WADDUNYAA WAL AAKHIROH, artinya : Ya Robb berikanlah kepadaku suami yang terbaik dari sisi-Mu, suami yang juga menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia & akhirat.
Doa tambahan : HASBUNAWLOOH WANI-MAL WAKIIL NI’MAL MAWLA WANI’MAN NASHIIR, dasar ayat QS 9:129 : Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah : Cukuplah Allah bagiku tidak ada Tuhan selain DIA. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki Arsy yang agung.
Doa untuk dapat jodoh dari hadits : ALLAAHUMMAFTAHLII HIKMATAKA WANSYUR ALAYYA MIN KHOZAA INI ROHMATIKA YAA ARHAMAR-ROOHIMIN, artinya : Ya Allah bukakanlah bagiku hikmamu dan limpahkanlah padaku keberkahanMu, wahai Pengasih dan Penyayaang.
LANGKAH ISTIMEWA, puasa sunnah, coba mulai sekarang sampai 40 hari kedepan. Barangsiapa yang membiasakan puasa doanya cepat terkabul.
DOA TAMBAHAN2 : ROBBANAA HABLANAA MIN AZWAJINAA WADZURRIYAATINAA QURROTA A’YUN WAJ ALNAA LIL MUTTAQIINA IMAAMAA QS ; 25:74 : Dan orang2 yang berkata : Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri2 kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati kami dan jadikanlah kami imam bagi orang2 yang bertakwa.
Waassalamu’alaikum wr wb
Kamis, Mei 13, 2010
Bila Cinta Tak Berbalas..
"Maaf Akhi, bukannya saya tidak menghormati permintaan akhi. Tapi rasanya kita cukup menjalin ukhuwah saja dalam perjuangan. Saya doakan semoga akhi menemukan pasangan lain yang lebih baik dari saya
Subhanalllah, bagaimana rasanya bila kalimat di atas dialami oleh para ikhwan? Bisa saja langit terasa runtuh, hati berkeping-keping. Sang pujaan hati yang kita harapkan menjadi teman setia dalam mengarungi perjalanan hidup menampik khitbah kita. Segala asa yang pernah coba ditambatkan akhirnya karam. Cinta suci sang ikhwan bertepuk sebelah tangan.
Ya drama kehidupan menuju mahligai pelaminan memang beragam. Ada yang menjalaninya dengan smooth, amat mulus, tapi ada yang berliku penuh onak duri, bahkan ada yang pupus ditengah perjalanan karena cintanya tak bertaut dalam maghligai pernikahan.
Ini bukan saja dialami oleh para ikhwan, kaum akhwat pun bisa mengalaminya. Bedanya, para ikhwan mengalami secara langsung karena posisi mereka sebagai subyek/pelaku aktif dalam proses melamar. Sehingga getirnya kegagalan cinta –seandainya memang terasa getir- langsung terasa. Sedangkan kaum akhwat perasaanya lebih aman tersembunyi karena mereka umumnya berposisi pasif, menunggu pinangan. Tapi manakala sang ikhwan yang didamba memilih berlabuh dihati yang lain kekecewaan juga merebak dihati mereka.
***
Mengambil Sikap
***
Siapapun berhak kecewa manakala keinginan dan cita-citanya tidak tercapai. Perasaan kecewa adalah bagian dari gharizatul baqa' (naluri mempertahankan diri) yang Allah ciptakan pada manusia. Dengannya, manusia adalah manusia bukan onggokan daging dan tulang belulang. Ia juga bukan robot yang bergerak tanpa perasaan, tapi manusia memiliki aneka emosi jiwa. Ia bisa bergembira tapi juga bisa kecewa.
Emosi negatif, seperti perasaan kecewa akibat tertolak, bukannya tanpa hikmah. Kesedihan akan memperhalus perasaan manusia, bahkan akan meningkatkan kepekaannya pada sesama. Bila dikelola dengan baik maka akan semakin matanglah emosi yang terbentuk. Tidak meledak-ledak lalu lenyap seketika. Ia akan siap untuk kesempatan berikutnya; kecewa ataupun bergembira. Jadi mengapa tidak bersyukur manakala kita ternyata bisa kecewa? Karena berarti kita adalah mansia seutuhnya.
Kegagalan meraih cinta juga bukan pertanda bencana. Tapi akan memberikan pelajaran beharga pada manusia. Seorang filsuf bernama John Charles Salak mengatakan :Orang-orang yang gagal dibagi menjadi dua; yaitu mereka yang berfikir gagal padahal tidak pernah melakukannya, dan mereka yang melakukan kegagalan dan tak penah memikirkannya.
Karenanya kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, tapi justru awal dari segala-galanya. Meski terdengar klise tapi ada benarnya; ambillah pelajaran dari sebuah kegagalan lalu buatlah perbaikan diri. Tentu saja itu dengan tetap mengimani qadla Allah SWT.
Agar kegagalan mengkhitbah tidak menjadi petaka, maka ikhwan dan akhwat, persiapkanlah diri sebaik-baiknya, ada beberapa langkah yang bisa diambil:
***
Percayai Qadha
***
Manusia tidak suka dengan penolakan. Ia ingin semua keinginannya selalu terpenuhi. Padahal ditolak adalah salah satu bagian dari kehidupan kita. Kata seorang kawan, hidup itu adakaanya tidak bisa memilih. Perkataan itu benar adanya, cobalah kita renungkan, kita lahir kedunia ini tanpa ada pilihan; terlahir sebagai seorang pria atau wanita, berkulit coklat atau putih, berbeda suku bangsa, dan sebagainya. Demikian pula rezeki dan jodoh adalah hal yang berada di luar pilihan kita. Man propose, god dispose. Kita hanya bisa menduga dan berikhtiar, tapi Allah jua yang menentukan. "Sesungguhnya salah seorang di antara kalian dikumpulkan penciptaannya di dalam rahim ibunya selama 40 hari kemudian menjadi ‘alaqah kemudian menjadi janin, lalu Allah mengutus malaikat dan diperintahkannya dengan empat kata dan dikatakan padanya: ‘tulislah amalnya, rizkinya dan ajalnya. (HR. Bukhari).
Maka kokohkanlah keimanan saat momen itu terjadi pada kita. Yakinilah skenario Allah tengah berlangsung, dan jadilah penyimak yang baik dengan penuh sangka yang baik padaNya. Tanamkan dalam diri kita 'Allah Mahatahu yang terbaik bagi hamba-hambaNya'.
Jangan biarkan kekecewaan menggerogoti keimanan kita kepadaNya. Apalagi dengan terus menanamkan prasangka buruk padaNya. Segerahlah sadar bahwa ini adalah ujian dari Allah. Akankah kita menerima qadla-Nya atau merutuknya? Dengan demikian, fragmen yang pahit dalam kehidupan InsyaAllah akan memperkuat keyakinan kita bahwa Allah sayang pada kita. Demikian sayangnya, sampai-sampai Allah tidak rela menjodohkan kita dengan si fulan yang kita sangka sebagai pelabuhan cinta kita.
***
Bersiap untuk Cinta dan Bahagia
***
"Seandainya ukhti menjadi istri saya, saya berjanji akan membahagiakan ukhti," demikian ungkapan keinginan para ikhwan terhadap akhwat yang akan mereka lamar. Puluhan, mungkin ratusan angan-angan kita siapkan seandainya si dia menerima pinangan cinta kita. Kita begitu siap untuk berbahagia dan membahagiakan orang lain. Sama seperti banyak orang yang ingin menjadi kaya, tenar dan dipuja banyak orang.
Sayang, banyak diantara kita yang belum siap untuk merasa kecewa. Dan ketika impian itu berakhir kita seperti terhempas. Tidak percaya bahwa itu bisa terjadi, ada akhwat yang ‘berani’ menolak pinangan kita. Bila kurang waras, mungkin akan keluar ucapan, "berani-beraninya..." atau "apa yang kurang dari saya....." Akhi dan ukhti, jangan biarkan angan-angan membuai kita dan membuat diri menjadi tulul amal, panjang angan-angan. Sadarilah semakin tinggi angan membuai kita, semakin sakit manakala tak tergapai dan terjatuh. Ambillah sikap simbang setiap saat; bersiap diri menjadi senang sekaligus kecewa. Sikap itu akan menjadi bufferl penyangga mental kita, apapun yang terjadi kelak. Manakala kenyataan pahit yang ada di depan mata, sang akhwat menolak khitbah kita atau sang ikhwan memilih ‘bunga’ yang lain, hati ini tidak akan tercabik. Yang akan datang adalah keikhlasan dan sikap lapang dada. Demikian pula saat ia menjatuhkan pilihannya pada kita, hati ini akan bersyukur padaNya karena doa terkabul, keinginan menjadi kenyataan.
"Menakjubkan perkara seorang mukmin, sesungguhnya urusannya seluruhnya baik dan tidaklah hal itu dimiliki oleh seseorang kecuali bagi seorang mukmin. Jika mendapat nikmat ia bersyukur maka hal itu baik baginya, dan jika menderita kesusahan ia bersabar maka hal itu lebih baik baginya." (HR. Muslim).
***
Bukan Aib
***
Ditolak? Emang enak! Wah, mungkin demikian pikiran sebagian ikhwan. Malu, kesal dan kecewa menjadi satu. Tapi itulah bentuk 'perjuangan' menuju pernikahan. Kita tidak akan pernah tahu apakah sang pujaan menerima atau menolak kita, kecuali setelah mengajukan pinangan padanya. Manakala ditolak tidak usah malu, bukan cuma kita yang pernah ditolak, banyak ikhwan yang 'senasib' dan 'sependeritaan'.
Saatnya berjiwa besar ketika ditolak. Tidak perlu merasa terhina. Demikian pula saat banyak orang tahu hal itu. Bukankah apa yang kita lakukan adalah sesuatu yang benar? Mengapa mesti malu.
***
'Kita Mungkin Takkan Bahagia'
Marah-marah karena lamaran tertolak? Mendoakan keburukan pada ikhwan yang tidak mencintai kita? Itu bukan sikap seorang muslim/muslimah yang baik. Tidak ada yang bisa melarang seseorang untuk jatuh cinta maupun menolak cinta. Sebagaimana kita punya hak untuk mencintai dan melamar orang, maka ada pula hak yang diberikan agama pada orang lain untuk menolak pinangan kita. Bahkan dalam kehidupan rumah tangga pun seorang suami dan istri diberikan hak oleh Allah SWT. Untuk membatalkan sebuah ikatan pernikahan. Mengapa ada hak penolakan cinta yang diberikan Allah pada kita? Bahkan dalam pernikahan ada pintu keluar 'perceraian'? jawabannya adalah sangat mungkin manusia yang jatuh cinta atau setelah membangun rumah tangga, ternyata tak kunjung memperoleh kebahagiaan (al hanaah) dari pasangannya, maka tiada guna mempertahankan sebuah bahtera rumah tangga bila kebahagiaan dan ketentraman tak dapat diraih. Wallahu a'lam bi ash shawab. "Talak (yang dapat dirujuki) dua kali. Setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yang ma'ruf atau menceraikan dengan cara yang baik." (QS. Al-Baqarah [2] : 229).
Berpikir positiflah manakala cinta tak berbalas. Belum tentu kita memperoleh kebahagiaan bila hidup bersamanya. Apa yang kita pandang baik secara kasat mata, belum tentu berbuah kebaikan di kemudian hari.
Adakalanya keinginan untuk hidup bersama orang yang kita idamkan begitu menggoda. Tapi bila ternyata cinta kita bertepuk sebelah tangan, untuk apa semua kita pikirkan lagi? Allah Maha Pengatur, ia pasti akan mempertemukan kita dengan orang yang memberikan kebahagiaan seperti yang kita angankan. Bahkan mungkin lebih dari yang kita harapkan. Be positive thinking, suatu hari kelak ketika antum telah menikah dengan orang lain –bukan dengan si dia yang antum idamkan- niscaya antum takjub dengan kebahagiaan yang antum rasakan. Percayalah banyak orang yang telah merasakan hal demikian.
***
'Saya Tak Mungkin Berbahagia Tanpanya'
***
Ini adalah perangkap, ia akan memenjarakan kita terus menerus dalam kekecewaan. Perasaan ini juga menghambat kita untuk mendapatkan kesempatan berbahagia dengan orang lain. Mereka yang terus menerus mengingat orang yang pernah menolaknya, dan masih terbius dengan angan-angannya sebenarnya tengah menyiksa perasaan mereka sendiri dan menutup peluang untuk bahagia.
Mari berpikir jernih, untuk apa memikirkan orang lain yang sudah menjalani kehidupannya sendiri? Jangan biarkan orang lain membatalkan kebahagiaan kita. Diri kitalah yang bisa menciptakannya sendiri. Untuk itu tanamkan optimisme dan keyakinan terhadap qadla Allah SWT. Insya Allah, akan ada orang yang membahagiakan kita kelak.
Cinta Membutuhkan Waktu
"Maukah ukhti menjadi istri saya? Saya tunggu jawaban ukhti dalam waktu 1 X 24 jam!" Masya Allah, cinta bukanlah martabak telor yang bisa ditunggu waktu matangnya. Ia berproses, apalagi berbicara rumah tangga, pastinya banyak pertimbangan-pertimbangan yang harus dipikirkan. Ada unsur keluarga yang harus berperan. Selain juga ada pilihan-pilihan yang mungkin bisa diambil.
Jadi harap dipahami bila kesempatan datangnya cinta itu menunggu waktu. Seorang akhwat yang akan dilamar -contoh extrim pada kasus diatas- bisa jadi tidak serta merta menjawab. Biarkanlah ia berpikir dengan jernih sampai akhirnya ia melahirkan keputusan. Jadi cara berpikir seperti di atas sebenarnya lebih cocok dimiliki anggota tim SWAT ketimbang orang yang berkhitbah.
Ideal Bagus, Tapi Realistik adalah Sempurna
"Suami yang saya dambakan adalah yang bertanggungjawab pada keluarga, giat berdakwah dan rajin beribadah, cerdas serta pengertian, penyayang, humoris, mapan dan juga tampan." Itu mungkin suami dambaan Anda duhai Ukhti. tapi jangan marah bila saya katakan bahwa seandainya kriteria itu adalah harga mati yang tak tertawar, maka yang ukhti butuhkan bukanlah seorang ikhwan melainkan kitab-kitab pembinaan.
Kenyataannya tidak ada satupun lelaki didunia ini yang bisa memenuhi semua keinginan kita. Ada yang mapan tapi kurang rupawan, ada yang rajin beribadah tapi kurang mapan, ada yang giat dakwah dakwah tapi selalu merasa benar sendiri, dan sebagainya.
Ini bukan berarti kita tidak boleh memiliki kriteria bagi calon suami/istri kita, lantas membuat kita mengubah prinsip menjadi "yang penting akhwat" atau "yang penting ikhwan". Tapi realistislah, setiap menusia punya kekurangan – sekaligus kelebihan. Mereka yang menikah adalah orang-orang yang berani menerima kekurangan pasangannya, bukan orang-orang yang sempurna. Tapi berpikir realistis terhadap orang yang akan melamar kita, atau yang akan kita lamar, adalah kesempurnaan.
Maka doa kita kepada Allah bukanlah, "berikanlah padaku pasangan yang sempurna" tetapi "ya Allah, karuniakanlah padaku pasangan yang baik bagi agamaku dan duniaku."
Kekuatan Ruhiyah
Percaya diri itu harus, tapi overselfconfidence adalah kesalahan. Jangan terlalu percaya diri akhi bahwa lamaran antum diterima. Jangan juga terlalu yakin ukhti, bahwa sang pujaan akan datang ke rumah anti. Perjodohan adalah perkara gaib. Tanpa ada seorang pun yang tahu kapan dan dengan siapa kita akan berjodoh. Cinta dan berjodohan tidak mengenal status dan identifikasi fisik. Bukan karena ukhti cantik maka para ikhwan menyukai ukhti. Juga bukan karena akhi seorang hamalatud da'wah lalu setiap akhwat mendambakannya.
Kita tidak bisa mengukur kebahagiaan orang lain menurut persepsi kita. Bukankah sering kita melihat seseorang yang menurut kita "luar biasa" berjodoh dengan yang 'biasa-biasa'. Seperti seringnya kita melihat pasangan yang ganteng dan cantik, populer tapi kemudian berpisah. Inilah rahasia cinta dan perjodohan, tidak bisa terukur dengan ukuran-ukuran manusia.
Maka landasilah rasa percaya diri kita dengan sikap tawakal kepada Allah. Kita berserah diri kepadaNya akan keputusan yang ia berikan. Jauhilah sikap takkabur dan sombong. Karena itu semua hanya akan membuat diri kita rendah dihadapan Allah dan orang lain. Intinya saya bermaksud mengatakan 'jangan kegeeran' dengan segala title dan atribut yang melekat pada diri kita.
Beri Cinta Kesempatan (Lagi)
"... dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir." (QS. Yusuf [12] : 87).
Bersedih hati karena gagal bersanding dengan dambaan hati wajar adanya. Tapi bukan alasan untuk menyurutkan langkah berumah tangga. Dunia ini luas, demikian pula dengan orang-orang yang mencintai kita. Kegagalan cinta bukan berarti kita tidak berhak bahagia atau tidak bisa meraih kebahagiaan. Bila hari ini Allah belum mempertemukan kita dengan orang yang kita cintai, Insya Allah ia akan datang esok atau lusa, atau kapanpun ia menghendaki, itu adalah bagian dari kekuasaanNya.
Cinta juga berproses. Ia membutuhkan waktu. Ia bisa datang dengan cepat tak terduga atau mungkin tidak seperti yang kita harapkan. Ada orang yang dengan cepat berumah tangga, tapi ada pula yang merasakan segalanya berjalan lambat, namun tidak pernah ada kata terlambat untuk merasakan kebahagiaan dalam pernikahan. Beri kesempatan diri kita untuk kembali merasakan kehangatan cinta. 'love is knocking outside the door.' Kata musisi Tesla dalam senandung love will find a way. Tidak pernah ada kata menyerah untuk meraih kebahagiaan dalam naungan ridhoNya. Yang pokok, ikhwan atau akhwat yang kelak akan menjadi pasangan kita adalah mereka yang dirihoi agamanya.
"Jika melamar kepada kalian seseorang yang kalian ridho agamanya dan akhlaknya maka nikahkanlah ia, bila kalian tidak melakukannya maka akan ada fitnah di muka bumi dan kerusakan yang nyata." (HR. Turmudzi).
"Wanita dinikahi karena satu dari tiga hal; dinikahi karena hartanya, dinikahi karena kecantikannya, dinikahi karena agamanya. Maka pilihlah yang memiliki agama dan akhlak (mulia) niscaya selamat dirimu." (HR. Ahmad)
Kamis, Mei 06, 2010
Depdiknas Membutuhkan Ratusan Ribu Guru
Direktorat Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Depdiknas mengajukan kebutuhan 737 ribu guru ke Menteri Pendayaan Aparatur Negara (Men PAN). Depdiknas mengestimasi, dalam lima tahun ke depan ribuan guru bakal pensiun. Selain itu, pemekaran sekolah berimbas terhadap makin tingginya kebutuhan tenaga pendidik.
Sekretaris Ditjen PMPTK Giri Suryatmana menjelaskan, berdasar proyeksi kebutuhan guru yang disusun PMPTK pada 2010-2014, kebutuhan Indonesia mencapai 737 ribu. “Saat ini, kami sudah mengajukan ke Men PAN kebutuhan dari tahun ke tahun hingga 2014,” jelasnya kemarin.
Meski demikian, kata Giri, kewenangan pengangkatan CPNS ada di tangan Men PAN. “Kami hanya mengajukan. Mudah-mudahan disetujui. Sebab, semua bergantung kemampuan negara,” ujarnya.
Giri menyebut, saat ini persoalan tenaga pendidik cukup pelik. Jika kebutuhan tenaga pendidik tidak segera terpenuhi, dikhawatirkan defisit guru semakin tinggi. “Karena itu, kami perlu mengadakan rembuk nasional untuk membahas persoalan ini,” ujarnya.
Berdasar data PMPTK, jumlah guru yang pensiun tiap tahun rata-rata 50 ribu orang. Namun pada 2012, diprediksi terjadi pensiun besar-besaran. Sebab, pada tahun itu mayoritas guru Inpres sudah pensiun. Dia memperkirakan ada 150 ribu guru yang pensiun bersamaan. “Pada tahun itu terjadi puncak pensiun,” sebutnya.
Karena itu, kata Giri, perlu segera dibuka formasi baru CPNS guru. Rencananya, formasi baru itu terbuka untuk umum. Tak ada yang menjadi prioritas untuk diangkat menjadi CPNS, seperti guru tidak tetap (GTT) atau honorer. Yang menjadi prioritas adalah guru yang telah memenuhi kualifikasi. Contohnya, berkualifikasi S1 dan telah mengikuti pendidikan profesi guru. “Syarat tersebut wajib dipenuhi. Yang tak ikut pendidikan profesi tak bakal bisa mengajar,” ungkapnya.
Giri membeberkan, saat ini kebutuhan guru di bidang matematika, sains dan bahasa amat tinggi. Termasuk, kebutuhan guru untuk sekolah kejuruan. Hal itu katanya, seiring dengan semakin banyaknya dibuka SMK di berbagai daerah. Sementara di satu sisi, pemasok guru kejuruan seperti politeknik amat minim.
Pemenuhan kebutuhan guru, kata Giri pula, juga masuk dalam program 100 hari menteri baru. Rencananya, dalam waktu dekat PMPTK bakal memverifikasi data guru di kabupaten/kota. “Verifikasi itu sekaligus sebagai penataan. Kalau ada daerah yang kelebihan guru, bisa didistribusikan ke daerah yang kekurangan guru,” terangnya.
Guru Honorer Minta Diangkat CPNS tanpa Seleksi
Perhimpunan Honorer Sekolah Negeri Indonesia (PHSNI) meminta kepada pemerintah untuk mengangkat tenaga honorer menjadi CPNS tanpa melalui proses seleksi. Permintaan ini disampaikan PHSNI dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI, Senin (9/11).
“Kami minta DPR untuk mengawal ini. Pemerintah harus mengutamakan pengangkatan CPNS untuk tenaga honorer yang tidak masuk data base 2005, dibanding membuka pelamar umum untuk tenaga guru,” kata Ketua DPP Perhimpunan Honorer Sekolah Negeri Indonesia (PHSNI), Subandi.
Dijelaskannya, banyak guru honorer yang sudah 30 tahun mengabdi tapi tak bisa jadi PNS karena tak masuk kompetensi. Ironisnya, mereka hanya mendapatkan honor Rp50 ribu-Rp150 ribu yang dibayar tidak tentu. “Kadang bulan ini dibayar, bulan depan belum tentu dibayar. Jadi kami ini susah pak karena gaji kami hanya berdasarkan belas kasihan masyarakat dan tidak masuk APBN/APBD,” ucapnya.
Sementara Eko, honorer dari Kabupaten Sragen, meminta agar pemerintah bisa mengangkat guru honorer tanpa tes. “Tuntaskan dulu pengangkatan guru honorer, baru buka lamaran umum untuk guru,” cetusnya.
Pimpinan Komisi II DPR RI Ganjar Pranowo mengatakan, seharusnya sejak 2005 tidak ada lagi honorer yang diangkat oleh pemerintah daerah. Hal ini agar tidak ada lagi persoalan yang timbul karena kecemburuan sosial.
“Masalahnya, pemerintah tetap mengangkat tenaga honorer, akhirnya seperti ini semua minta agar diperlakukan adil dan diangkat CPNS. Sedangkan harus diingat untuk mengangkat CPNS harus sesuai permintaan daerah. Kalau daerah tidak butuh, mau diapakan CPNS-CPNS ini,” ulas Ganjar.
Sementara itu Deputi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara bidang SDM Ramli Naibaho menegaskan, masalah pengangkatan guru honorer dibahas bersama dengan Depdiknas. Sesuai PP 48 Tahun 2005, pemerintah dilarang mengangkat tenaga honorer lagi. Ini untuk memberikan kesempatan pada pelamar umum yang punya kompetensi.
Mengenai sisa honorer, menurut dia, akan menunggu PP yang baru. “Harus ada payung hukumnya dulu baru bisa ada pengangkatan lagi,” pungkasnya.
Rabu, Mei 05, 2010
FTHSNI UPDATE
KESIMPULAN
RAPAT KERJA GABUNGAN
KOMISI II, KOMISI VIII, DAN KOMISI X DPR RI DENGAN
MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA & REFORMASI BIROKRASI,
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, MENTERI PERTANIAN, MENTERI KEUANGAN
MENTERI AGAMA, MENTERI KESEHATAN, MENTERI DALAM NEGERI, KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA DAN KEPALA BADAN PUSAT STATISTIK
TENTANG
PENYELESAIAN TENAGA HONORER
SENIN, 26 APRIL 2010
1. Komisi gabungan dan Pemerintah sepakat untuk merumuskan dan menuntaskan penyelesian tenaga honorer secara menyeluruh agar dikemudian hari tidak menimbulkan permasalahan-permasalahan baru.
2. Pemerintah akan mempertimbangkan dengan sungguh-sungguhkeputusan rapat gabungan Komisi II. Komisi VIII dan Komisi X DPR RI tentang masalah tenaga honorer sebagai bahan dalam perumusan Peraturan Pemerintah.
3. Komisi gabungan meminta agar dalam pelaksanaan verifikasi dan validasi tenaga honorer diselesaikan selama 3 (tiga) bulan dengan mempertimbangkan formasi CPNS Tahun 2010. Perlu dipertimbangkan sanksi hukum untuk mengantisipasi manipulasi dan rekayasa administrasi dalam verifikasi dan validasi.
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT
REPUBLIK INDONESIA
KOMISI II, KOMISI VIII DAN KOMISI X DPR RI
TENTANG
PENYELESAIAN TENTANG TENAGA HONORER
SENIN, 26 APRIL 2010
Disepakati penyelesaian Tenaga Honorer dengan kategiorisasi, sebagai berikut :
I. Tenaga Honorer yang telah memenuhi syarat sesuai dengan PP nomor 48 Tahun 2005 dan PP Nomor 43 Tahun 2007, namun tercecer, terselip, dan tertinggal. Kriterianya yakni :
a. Diangkat oleh pejabat yang berwenang
b. Bekerja di instansi Pemerintah
c. Penghasilannyan dibiayai dari APBN/APBD
d. Masa kerja minimal 1 Tahun pada 31 Desember 2005 dan tidak terputus
e. Usia tidak lebih dari 46 tahun per 1 Januari 2006
(diangkat tanpa test hanya melalui verifikasi dan validasi, prioritas tahun 2010)
Catatan : Pegawai Honorer yang memenuhi persyaratan di Rumah Sakit Umum milik Pemerintah Daerah termasuk yang swadana.
II. Tenaga Honorer yang telah memenuhi syarat sesuai PP Nomor 48 Tahun 2005 dan PP Nomor 43 Tahun 2007, namun tidak bekerja di instansi Pemerintah. Kriterianya yakni :
a. Diangkat oleh Pejabat yang berwenang
b. Dibiayai oleh APBD/ APBN
c. Masa kerja minimal 1 tahun pada 31 Desember 2005 dan tidak terputus
d. Usia tidak lebih dari 46 tahun per 1 Januari 2006
e. Tidak bekerja din instansi pemerintah.
(diangkat tanpa test, hanya melalui verifikasi dan validasi)
III. Tenaga Honorer yang diangkat oleh Pejabat yang Tidak Berwenang. Dibiayai bukan oleh APBD/APBN, Kriterianya yakni:
a. Diangkat oleh pejabat yang Tidak berwenang
b. Dibiayai bukan oleh APBN/APBD
c. Bekerja di instansi pemerintah.
d. Masa kerja minimal 1 tahun pada 31 Desember 2005 dan tidak terputus.
e. Usia tidak lebih dari 46 tahun per 1 Januari 2006
Bagi tenaga honorer yang telah memenuhi syarat dan telah mengikuti test serta dinyatakan lulus namun teranulir/dianulir, maka diangkat menjadi CPNS melalui proses verifikasi dan validasi.
Bagi mereka yang belum mengikuti test namun memenuhi persyaratan sebagaimana huruf a sampai dengan e diatas dapat diangkat CPNS melalui test sesama tenaga honorer sejenis.
Apabila mereka tidak berhasil diangkat menjadi CPNS sesuai dengan opsi I, II dan III akan diselasaikan dengan pendekatan kesejahteraan.
IV. Tenaga yang diangkat oleh pejabat yang tidak berwenang, bekerja di Instansi Bukan Pemerintah, dibiayai bukan oleh APBN / APBD ( khusus guru ). Kriterianya yaitu :
a. Diangkat oleh pejabat yang Tidak berwenang
b. Dibiayai bukan oleh APBN/APBD
c. Bekerja di instansi bukan pemerintah.
d. Masa kerja minimal 1 tahun pada 31 Desember 2005 dan tidak terputus.
e. Usia tidak lebih dari 46 tahun per 1 Januari 2006
Bagi tenaga honorer swasta yang telah memenuhi syarat dan telah mengikuti test serta dinyatakan lulus namun teranulir/dianulir, maka diangkat menjadi CPNS melalui proses verifikasi dan validasi.
Bagi mereka yang belum mengikuti test namun memenuhi persyaratan sebagaimana huruf a sampai dengan e diatas dapat diangkat CPNS melalui test sesama tenaga honorer sejenis.
Apabila mereka tidak berhasil diangkat menjadi CPNS sesuai dengan opsi I, II dan III akan diselasaikan dengan pendekatan kesejahteraan.
V. Tenaga Honorer yang diangkat oleh Pejabat yang Berwenang, dibiayai oleh APBN / APBD ( Penyuluh Pertanian, Kesehatan, Pegawai Honor Sekretariat KORPRI ).
Kriterianya yaitu :
a. Diangkat oleh pejabat yang berwenang
b. Dibiayai oleh APBN/APBD
c. Bekerja di instansi pemerintah.
d. Usia tidak lebih dari 46 tahun per 1 Januari 2006
Melalui Proses Verifikasi dan Validasi, diangkat untuk mengisi formasi, melalui test sesama tenaga Honorer, apabila tidak menjadi CPNS akan diselesaikan dengan pendekatan status dan kesejahteraan, dan diatur dalam Peraturan Pemerintah tersendiri.
PEMIMPIN GABUNGAN
KOMISI II, KOMISI VIII DAN KOMISI X DPR RI
ttd
Dr. Drs. H. Taufik Efendi, MBA
A-533
ttd
Prof. Dr. H. Mahyuddin NS, S.POG (K)
A-439
ttd
Abdul Kadir Karding, S.Pi, M.Si
A-155
ttd
Prof. Dr. H. Mahyuddin NS, S.POG (K)
A-387
Jumat, April 30, 2010
Puisi seorang adik terhadap kakaknya
"Kau Mencintaiku".
Kau mencintaiku
Seperti bumi
Mencintai titah Tuhannya
Tak pernah lelah
Menanggung beban derita
Tak pernah lelah
Menghisap luka
Kau mencintaiku
Seperti matahari
Mencintai titah Tuhannya
Tak pernah lelah
Membagi cerah cahaya
Tak pernah lelah
Menghangatkan jiwa
Kau mencintaiku
Seperti air
Mencintai titah Tuhannya
Tak pernah lelah
Membersihkan lara
Tak pernah lelah
Menyejukkan dahaga
Kau mencintaiku
Seperti bunga
Mencintai titah Tuhannya
Tak pernah lelah
Menebar mekar aroma bahagia
Tak pernah lelah
Meneduhkan gelisah nyala
Selasa, April 20, 2010
Bahtera rumah tangga seorang Jaka
Bahtera rumah tangga seorang Jaka, bagaimana keindahan taman itu jika ikatannya terjalin di saat muda???
Bagikan
Hari ini jam 11:44
Nikah memang punya banyak makna. Ia bisa berarti menegakkan sunnah Rasul. Bisa juga sebagai pemenuhan tuntutan fitrah. Juga, sebagai penyambung keberlangsungan hidup umat manusia. Ada hal lain buat mereka yang nikah di usia muda. Nikah juga bermakna perjuangan.
Hampir tak satu pun manusia yang betah membujang. Selalu saja ada hasrat untuk hidup berpasangan. Pria rindu ingin bersama wanita. Dan wanita kangen disayang pria. Hasrat-hasrat alami itu akan punya nilai tinggi dalam taman indah yang bernama nikah.
Masalahnya, bagaimana keindahan taman itu jika ikatannya terjalin di saat muda. Muda usia, muda pengalaman, muda pendidikan, dan muda penghasilan. Saat itulah terjadi pertarungan yang lumayan sengit: antara idealita dengan realita. Antara cita-cita tinggi dengan kenyataan hidup yang mesti dilakoni. Dan pertarungan itulah yang kini dialami Jaka.
Dua tahun sudah calon bapak ini mengarungi bahtera rumah tangganya. Seribu satu suka dan duka ia nikmati bersama isteri tercintanya. Kadang ia berkesimpulan bahwa nikah itu anugerah indah. Sedemikian indahnya, sulit untuk dilukiskan dengan kata-kata. Tapi, tak jarang kesimpulan sebaliknya bisa hinggap. Jaka juga kerap berkesimpulan bahwa nikah merupakan perjuangan yang teramat berat.
Awalnya, bayang-bayang indah pernikahan lebih dominan dari perjuangannya. Walau baru setahun lulus sekolah menengah atas, Jaka sudah punya tekad bulat: “Saya harus nikah, insya Allah!” Dan, tekad itu benar-benar menggulir walau mesti melalui rel yang tidak mulus.
Mungkin, banyak pihak di sekitar Jaka yang geleng-geleng kepala. Ada apa dengan anak ini? Apa ia tergolong hiper seks. Atau, jangan-jangan sudah terjadi kecelakaan. Atau…? Masih banyak lagi dugaan yang tidak enak didengar oleh seorang Jaka yang juga aktivis rohis di sekolahnya.
Dan yang tidak kalah sengitnya adalah orang tua Jaka sendiri. Ayah ibunya bingung. Kok, anak saya jadi begini. Apa ini pengaruh dari ajaran rohis? Orang tua Jaka yakin seratus persen kalau Jaka tidak mungkin melakukan penyimpangan. Jangankan hubungan gelap, hubungan terang saja tak pernah diperlihatkan Jaka. Boro-boro dua-duaan, ketemu wanita saja Jaka sudah alergi: pandangannya tertunduk, wajahnya pucat, tubuhnya banjir keringat. Lalu?
“Saya bertekad nikah karena ingin segera dapat surga dunia dan akhirat,” jawab Jaka tenang. Kontan saja, kedua orang tua Jaka tertegun. Hampir tak ada celah buat menjegal tekad Jaka. Sejak SMP, Jaka memang sudah rajin dagang. Ia memang bukan tipe anak yang suka berlidung di balik kantong orang tua. Semua biaya sekolahnya hampir seratus persen mengucur dari kocek sederhananya. Termasuk, biaya buat walimahan.
Saat itu, tak ada bayang-bayang pun yang melintas di benak Jaka kecuali keindahan. Betapa sejuknya hati ketika menatap senyum isteri. Betapa semangatnya hidup ketika cinta tak pernah redup. Betapa tenangnya pandangan mata ketika syahwat tak lagi terpenjara. Dan, betapa mantapnya iman ketika nafsu tak lagi gampang dipermainkan setan.
Berlangsunglah masa-masa indah kehidupan Jaka. Hari berganti hari dan bulan pun menjumpai tahun. Ternyata, hidup tak selamanya penuh pesona wewangian taman bunga. Ada kalanya hidup penuh bara api dan asap tebal yang menyesakkan. Idealita sering tak cocok dengan realita. Dan nada-nada itulah yang kini bersenandung mengiringi keluarga Jaka.
Bisnis serabutannya tak lagi lancar seperti dulu. Ada saja masalahnya. Madu yang biasa dilakoni Jaka kurang diminati pelanggan. Pedagang koran pun mulai bertebaran. Kian banyak saingan di sektor ini. Sementara, biaya kuliahnya kian naik. Biaya kontrak rumah pun mulai melonjak. Isteri mulai ngidam. Tubuhnya lemas, perutnya mual-mual, kepalanya sering pusing-pusing. Tentu saja, sang isteri tak lagi sempurna menunaikan urusan rumah tangga dan kampus. Apalagi mencari penghasilan sampingan.
Mulailah irama ketidakstabilan mengiringi hidup Jaka. Konflik pun kian bermunculan. Seperti saat ini saja, Jaka bingung mau pinjam duit ke siapa lagi. Bulan lalu sudah pinjam ke teman kampus. Minggu lalu pinjam ke teman pengajian. Sementara, kebutuhan terus mengalir dan tak kenal penundaan. Ke orang tua?
Ini yang paling dijaga Jaka. Seberat apa pun beban hidup, Jaka tak mau berurusan dengan orang tua. Ia bukan ragu tentang kemurahan orang tuanya. Bukan juga takut. Tapi, Jaka tak mau kalau idealismenya luntur hanya karena soal makan. Terlebih setelah Jaka janji tak mau ngerepotin orang tua.
Kadang, suasana kejepit seperti itu menumbuhkan bayang-bayang masa lalu. “Kamu yakin nggak akan menyesal, Jaka?” pertanyaan-pertanyaan ibunya dua tahun lalu tak jarang menggoda ketegarannya. Kenapa nggak selesai kuliah dulu. Kenapa nggak cari kerja yang enak dulu.Kenapa nggak beli rumah dulu.
“Benarkah saya menempuh rute jalan yang salah?” sebuah pertanyaan menukik tajam ke lubuk hati Jaka. Ah, benarkah? Sikap tegar Jaka kian sengit bertarung dengan kegelisahannya. Kadang tegar menguasai keadaan. Dan tak jarang, gelisah menyetir suasana. Dalam pertarungan imbang itu, sikap kritis Jaka kerap menjadi penengah. Mestikah roda hidup selalu bergulir secara seri dan linier? Tidakkah mungkin ada lompatan-lompatan?
Ketegarannya mulai menguasai keadaan. Masih kuat dalam benak Jaka kisah teladan Rasul dan para sahabat. Sebuah fragmen hidup masa lalu yang tak kunjung kering dari air pelajaran. Siapa yang mengira kalau seorang penggembala yatim bisa menjadi pemimpin besar umat ini. Siapa yang menyangka kalau seorang budak, Bilal bin Rabbah, bisa tampil menjadi pemimpin yang disegani. Siapa yang menyana kalau seorang budak buangan, Zaid bin Haritsah, bisa melahirkan seorang panglima perang yang ditakuti.
Hidup memang perjuangan. Suka dan duka pasti akan menjambangi setiap manusia. Tak peduli apakah manusia itu menganggap hidup sebagai perjuangan atau tempat bersantai. Jaka tersadar dengan keadaannya. Kini, bukan saatnya lagi mempersoalkan halte hidup yang telah terlewati. Ada dua resep yang akan ditebus Jaka: hadapi hidup apa adanya, dan jangan coba-coba lari dari kenyataan perjuangan.
Kesusahan dan kemudahan tak ubahnya seperti dua muka kepingan uang logam. Satu sama lain tak akan berpisah jauh. Bersama kesusahan ada kemudahan. Sungguh, bersama kesusahan ada kemudahan. Kesusahanlah yang menguatkan bahwa menikah itu perjuangan. Dan kemudahan, insya Allah, kian menguatkan warna-warni indahnya pernikahan.
(muhammadnuh@eramuslim.com)
Langganan:
Postingan (Atom)